Sulut, KOMENTAR -NEWS.COM – Komitmen mengawal pada proses yang patuh hukum, transparan, dan terukur pemerintahan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Aktivis Sulut, Calvin Castro, Sabtu (02/05) ikut serta terlibat glady bersih pelantikan, Tahlis Gallang, S.IP., M.M. Sebagai sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut yang akan dilaksanakan 4 Mei 2026 di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
Berdasarkan susunan acara yang telah dirampungkan, pelantikan akan diawali dengan pembacaan SK Presiden RI, dilanjutkan dengan pengambilan tempat oleh pejabat yang dilantik. Gubernur kemudian memimpin langsung prosesi pelantikan, disusul pengambilan sumpah jabatan dengan didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara sebagai penutup rangkaian inti.
Sekitar 500 undangan dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut.
Mereka terdiri dari jajaran pejabat Pemprov Sulut, wali kota, wakil wali kota, bupati, hingga wakil bupati se-Sulawesi Utara. Kehadiran ratusan pejabat ini sekaligus menjadi sinyal kuat konsolidasi pemerintahan daerah pasca penetapan Sekprov definitif.
Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulut, Victor Arthur, membenarkan bahwa seluruh persiapan telah dimatangkan melalui gladi bersih.
“Gladi bersih sudah dilaksanakan di Aula Mapalus. Semua rangkaian teknis sudah disiapkan,” ujarnya.
Di sisi lain, dukungan terhadap kepemimpinan baru di lingkup Pemprov Sulut mulai menguat. Aktivis Sulut, Calvin Castro, menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, dan Sekprov definitif Tahlis Gallang.
Menurutnya, kolaborasi kepemimpinan daerah harus mampu selaras dengan arah kebijakan nasional, termasuk program Asta Cita Presiden Prabowo.
Pernyataan tersebut turut diaminkan Boy Kussoy dan Ketua Presidium Relawan YSK-VM, Berty Togas, yang juga menjabat Ketua KIPRA Sulut. Mereka menilai, kehadiran Sekprov definitif akan memperkuat stabilitas dan efektivitas jalannya roda pemerintahan di Sulut.(rom)


