MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM – Kabar membanggakan kembali mengharumkan nama Bumi Nyiur Melambai! Di bawah kepemimpinan tegas dan visi nyata Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, upaya pemenuhan gizi masyarakat melesat jauh meninggalkan daerah lain. Hasilnya spektakuler: Sulawesi Utara resmi menyabet peringkat NOMOR SATU dalam penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan se-Sulawesi!
Menurut Aktivis Sulut, Calvin Castro, keberhasilan gemilang ini bukan kebetulan, melainkan buah dari kerja keras dan program masif yang disiapkan matang. Gubernur Yulius Selvanus membeberkan data luar biasa yang menjadi kunci keberhasilan tersebut: saat ini, sebanyak 173 Dapur Gizi telah beroperasi penuh dan aktif melayani langsung kebutuhan gizi sekitar 400.000 jiwa masyarakat di seluruh penjuru Sulut!
Angka ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah yang turun langsung ke lapangan. Bahkan, total kesiapan infrastruktur mencapai 202 unit Dapur Gizi, di mana sisanya terus dipersiapkan dan dioptimalkan agar segera ikut beroperasi maksimal.
“Perkembangannya luar biasa! Saat ini 173 dapur gizi sudah menyentuh langsung sekitar 400.000 warga kita. Total kesiapan kita ada 202 dapur. Kami terus mendorong agar pengelolaannya makin profesional, berjalan beriringan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN), serta didukung penuh mitra strategis daerah seperti Bank SulutGo (BSG),” ungkap Calvin.
Lebih lanjut, Calvin menjelaskan, kolaborasi kuat antara Pemprov Sulut, Badan Gizi Nasional, dan dukungan nyata dari Bank SulutGo menjadi rangkaian kekuatan dahsyat yang membuat program ini berjalan mulus, tepat sasaran, dan manfaatnya terasa sampai ke meja makan rakyat. Sinergi ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan BUMN Daerah bergerak satu frekuensi, hasil yang didapat adalah kemajuan besar bagi daerah.
Kesuksesan ini menjadi pilar utama yang mengantarkan Sulawesi Utara menjadi daerah dengan penurunan angka stunting tercepat dan terbesar se-Kawasan Sulawesi. Tak hanya soal kesehatan, program ini juga berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan, di mana masyarakat yang sehat dan bergizi otomatis memiliki tenaga dan kemampuan lebih untuk bekerja dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
Menariknya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa gerakan besar ini belum berhenti. Dengan adanya rencana penyegaran organisasi dan pergantian pejabat yang akan segera digelar, Gubernur menaruh harapan besar agar kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kokoh dan agresif. Pejabat-pejabat baru nantinya dituntut untuk makin memperkuat program ini, memastikan tidak ada satu pun kampung yang tertinggal dari akses gizi yang layak.
“Ini langkah panjang kita. Dengan penyegaran organisasi nanti, kolaborasi pusat-daerah makin kuat. Dampaknya harus turun terus sampai ke pelosok kampung, sampai ke warga yang paling membutuhkan. Mari kita terus bergandengan tangan wujudkan Sulut yang lebih Sehat, Maju, dan Sejahtera!” tegas Gubernur Yulius Selvanus.
Sulawesi Utara kini telah menjadi contoh dan rujukan bagi provinsi lain. Di tangan pemimpin yang tepat, program gizi bukan sekadar seremonial, tapi senjata ampuh melawan stunting dan kemiskinan demi masa depan generasi emas Sulut yang lebih cerah!(Roma)






