MANADO , KOMENTAR-NEWS.COM– Suara perubahan besar akhirnya bergema kencang dan resmi dikonfirmasi! Kabar yang paling ditunggu, menjadi pembicaraan panas di lorong-lorong kantor pemerintahan hingga warung kopi masyarakat Sulawesi Utara, kini bukan lagi sekadar isu atau wacana kosong. Perombakan besar-besaran atau rolling pejabat menyasar Eselon II, III dan IV dipastikan 100 persen digelar bulan ini!
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, akhirnya buka suara tegas dan memecah segala kebisuan serta spekulasi yang berkembang. Ia memberikan kepastian dan jadwal yang bikin seluruh birokrat menahan napas: penyegaran organisasi akan segera diberangkatkan, namun dengan strategi khusus yang cerdas.
“Dipastikan bulan Juni ini akan segera dilakukan rolling. Namun perlu diketahui, untuk mekanisme pelaksanaannya tidak akan dilakukan secara serentak, tapi secara bertahap,” tegas Tahlis Gallang, memberikan sinyal jelas soal kapan dan bagaimana langkah Gubernur berjalan.
Sementara itu, Pemerhati Pemerintah, Calvin Castro mengatakan, pernyataan Sekprov ini menjadi bukti nyata dan sinyal paling kuat bahwa Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, kembali memutar roda percepatan pembangunan. Kali ini, penataan ulang kekuatan birokrasi dilakukan secara mendasar dan menyeluruh. Dari merombak pemimpin teknis strategis (Eselon II) hingga pengelola pelaksana di lapangan (Eselon III) dan Eselon IV.
Artinya? Tidak ada celah bagi siapa pun untuk merasa aman di zona nyaman. Ini adalah evaluasi besar-besaran kinerja pemerintahan.
Keputusan strategis untuk melaksanakan pergantian secara bertahap dan tidak serentak dinilai sebagai langkah jenius. Strategi ini dipilih agar transisi kekuasaan di setiap dinas, badan, dan kantor berjalan mulus, aman, dan tidak mengganggu pelayanan publik maupun program-program prioritas yang sedang berjalan di tengah masyarakat.
Di balik perombakan ini, tersimpan mekanisme ketat: Pemprov Sulut ingin memastikan setiap kursi dan jabatan diisi oleh orang yang tepat. Penempatan tidak lagi berdasarkan kedekatan semata, tapi murni lewat analisis kebutuhan jabatan, kompetensi individu, serta rekam jejak kinerja yang terukur dan terbukti.
“Inilah saatnya pembuktian! Pejabat yang selama ini berprestasi, berdedikasi, dan sejalan dengan visi Gubernur memajukan Sulut, memiliki peluang emas mendapatkan kepercayaan lebih besar atau bahkan promosi jabatan. Sebaliknya, bagi mereka yang dinilai jalan di tempat, lambat bekerja, atau kurang maksimal melayani masyarakat, langkah ini menjadi tanda tegas: siap-siap diganti dengan sosok yang lebih berapi-api dan bekerja nyata!,” tutupnya. (Roma)






