Tuesday, November 3, 2026

Tanggapi Keluhan Pedagang, Ini Rencana Pemerintahan JGKWL untuk Pasar Sukur

MINUT, KOMENTAR NEWS Belum lama ini keluhan soal terus merosotnya jumlah pembeli di Pasar Sukur, kembali menyeruak. Salah satu perwakilan pedagang mengaku jika hasil penjualan kian menyusut gegara pengunjung yang mampir ke pasar Sukur semakin sedikit.

Menurut mereka, hal ini dikarenakan aktivitas di pasar Airmadidi yang sudah dibuka setiap hari.

Nah, menyikapi hal ini, Bupati Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, melalui Kepala Dinas Perdagangan, Drs. Maximilian S. Tapada, M.Si, mengaku jika pihaknya telah mengantongi solusi untuk persoalan tersebut.

- Advertisement -

“Memang keluhan ini juga sudah sampai ke kita (Dinas Perdagangan) beberapa waktu lalu, dan kita sudah berkoordinasi dengan PUD (Perusahaan Umum Daerah) Klabat, guna mencari solusi terbaik agar pedagang di pasar Sukur tidak kehilangan pendapatan,” kata Tapada, baru-baru ini.

Dikatakannya lagi, pihaknya berencana menjadikan pasar Sukur menjadi pasar buah dan pasar blante.

“Kita akan coba buat ini dalam waktu dekat, sehingga perputaran ekonomi di situ (Pasar Sukur) tetap jalan,” ujarnya sembari menyebutkan jika rencana ini diharapkan sudah terlaksana Desember nanti.

Di satu sisi, ia juga mengaku sulit untuk memberlakukan kembali sistem buka tutup pasar Airmadidi, lantaran jumlah penduduk di Kabupaten Minut sudah melonjak dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau kemarin-kemarin mungkin kita masih boleh buka tutup atau dibikin terjadwal, namun hari ini seiring bertambahnya penduduk di Minut, tentu kita harus barengi dengan kesediaan pasar. Karena sudah pasti, lonjakan permintaan kebutuhan rumah tangga akan ikut terjadi, sehingga pasar harus tetap dibuka,” terangnya.

Ia berharap dengan kebijakan yang akan dibuat, boleh jadi win-win solution terhadap apa yang dikeluhkan oleh pedagang di pasar Sukur.

“Pastinya, Pak Bupati dam Pak Wakil Bupati selalu ingatkan kami agar setiap persoalan di pasar jangan sampai berlarut-larut. Maka dari, kami berencana untuk secepatnya merealisasikan apa yang jadi solusi untuk pasar Sukur,” kuncinya.

Sekadar diketahui, sebagaimana terjadwal sebelum-sebelumnya, aktivitas jual beli di Pasar Sukur dilaksanakan tiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Sedangkan, Selasa, Kamis serta Sabtu. Namun, belakangan di pasar Airmadidi sudah dibuka setiap hari.

Nah, kondisi inilah yang kemudian disebut-sebut jadi pemicu berkurangnya pengunjung pasar Sukur. (ein)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

Berita terkait

Sampaikan Pesan Duka Pemkab Minut, Sekda Novly G Wowiling:...

MINUT, KOMENTAR NEWS Lawatan duka kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), di kediaman Kel. Sigarlaki-Tuwo, di...

Selain Jaga Persatuan dan Kesatuan, Dua Hal ini juga...

MINUT, KOMENTAR NEWS Bupati Minahasa Utara (Minut), Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, menitipkan...

FANTASTIS! Ternyata Besaran Investasi Hotel Bintang Lima di Desa...

MINUT, KOMENTAR NEWS Bupati Minahasa Utara (Minut), Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, baru...
Advertisement

Lainnya

Rekomendasi Berita