MINUT, KOMENTAR NEWS Potensi kelapa yang dimiliki Kabupaten Minahasa Utara (Minut), benar-benar jadi magnet bagi pelaku usaha dari luar daerah.
Terbukti, baru-baru ini perusahaan asal Sumatera telah menyatakan siap untuk mengembangkan salah satu potensi unggulan bumi Klabat ini.
Hal ini juga disebut-sebut jadi bukti bahwa Pemerintahan Bupati, Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si dan Wakil Bupati, Kevin W. Lotulung, SH, MH (JGKWL), berhasil menjual potensi Minut khususnya di sektor pertanian dalam hal ini tanaman kelapa.
“Sebuah langkah cerdas yang dibuat Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati melalui program hilirisasi kelapa yang memfasilitasi pengembangan serta peluncuran dua UMKM lokal yakni Coco Klabat dan Coco Win baru-baru ini, kini mulai mendapat perhatian perusahaan dari luar daerah. Tak tanggung-tanggung, ada dua perusahaan asal Sumatera yang telah menyatakan siap menyokong pengembangan industri kelapa di Kabupaten Minahasa Utara,” kata Bupati JG melalui Kepala Dinas Pertanian, Bertha Katuuk, Senin (2/11/2026).
Kehadiran dua perusahaan ini, kata dia lagi, nantinya akan membuka jalan terhadap pengelolaan kelapa tidak lagi hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk turunan yang sudah pasti memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Hal ini menurut dia sejalan seirama dengan apa yang diharapkan oleh Bupati JG.
“Ketika nilai ekonomi kelapa itu meningkat, otomatis pendapatan para petani juga akan ikut naik. Dengan begitu apa yang diharapkan Pak Bupati yakni pertumbuhan ekonomi, pasti akan berjalan beriringan,” sebutnya.
Di sampingi itu, lanjut dia, pengelolaan kelapa yang berorientasi pada pengembangan produk turunan akan turut membuka peluang peningkatan pendapatan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Kita berharap, terobosan yang sudah dibuat akan memberi dampak positif yang semakin besar terhadap para petani kelapa di Minahasa Utara,” tutupnya.
Sekadar diketahui, dua perusahaan yang disebut-sebut siap “mengakuisisi” hasil perkebunan kelapa masyarakat Minut yakni PT Agro Makmur Raya (Musimas Grup) dari Medan, Sumatera Utara, dan PT Kulaku Sejahtera Indonesia dari Palembang, Sumatera Selatan. (ein)




