MINUT, KOMENTAR NEWS Respons masyarakat khususnya para pelajar di wilayah pelayanan Puskesmas Wori terhadap salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG), terbilang tinggi.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Puskesmas Wori, dr Eltin Wowor, ketika dikonfirmasi wartawan media ini, Kamis (22/10/2026) pagi.
“Kalau untuk anak-anak sekolah, kita sudah di posisi lebih dari sembilan puluh (90) persen yang dilayani lewat program CKG,” kata dr Eltin.
Hanya saja, kata dia lagi, dari jumlah tersebut, tidak semua datanya terimput di sistem Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kalau rujukannya adalah sistem Kemenkes, maka capaian kita ada di angka tujuh puluhan persen. Tapi, faktanya di lapangan sebetulnya kita ada di posisi lebih dari sembilan puluh (90) persen,” bebernya.
Mengapa demikian? Menurut dia perbedaan angka tersebut dikarenakan ada NIK yang tidak terbaca saat diinput. Ada pula yang belum punya NIK.
“Sedangkan kendala lainnya adalah ada yang tidak berada di sekolah ketika tim datang,” sambungnya.
Meski begitu, eks Kapus Batu di Likupang Selatan itu menyebutkan bahwa di waktu sisa ini pihaknya akan berusaha agar jumlah yang tercatat di sistem lebih meningkat lagi.
“Sesuai instruksi bapak Bupati (Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si), program ini harus menyentuh semua anak-anak sekolah, di pelosok sekalipun, dan itu sudah jadi komitmen kami. Semoga di sisa waktu yang ada, kita bisa jangkau semua yang telah ditargetkan,” tutupnya.
Untuk diketahui, jumlah pelajar di Kecamatan Wori ada di kisaran 4.000-an, yang tersebar di 25 Sekolah Dasar (SD) dan 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP). (ein)






