MINUT, KOMENTAR NEWS Delapan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII, diberi tantangan oleh Bupati, Dr. Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si.
Adapun tantangan tersebut berupa capaian harus melebihi peserta kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya.
“Target kita harus minimal dapat (masuk) lima besar,” tantang Bupati JG disela-sela peluncuran delapan inovasi daerah di atrium Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut), Senin (2/11/2026) pagi.
Menurutnya, tantangan perlu diberi guna menaikkan standar capaian para peserta, yang tentu juga untuk mempertegas legitimasi (Prestasi) Minut di tingkat nasional.
“Kalau standarnya tidak kita naikkan, maka sudah pasti tidak ada hal baru yang boleh didapat oleh teman-teman peserta PKN. Dengan begitu juga, hasilnya ke masyarakat pun akan begitu-begitu saja. Maka dari itu, saat ini saya kasih tantangan ke mereka,” tuturnya.
Politisi PDIP ini juga meyakini, ketika tantangan diberi, standar dinaikkan maka hasil yang didapat akan benar-benar berkualitas.
“Dan sudah pasti inovasi yang dihasilkan pun adalah yang terbaik. Dengan begitu, dampaknya pun akan baik terhadap kualitas pelayanan publik,” kuncinya sembari menyentil masuknya investor bertaraf internasional yang menurutnya tak lepas dari inovasi yang sudah dibuat.
Sekadar diketahui, delapan inovasi yang lahir dari para peserta PKN Tingkat II Angkatan XXIII yakni: SIPERINTIS MINUT, SIKLABAT, Dewi Minut Memikat, SIGAP BANGUN MINUT, AKSI KLABAT, Dua Hasil Satu Lahan, SIFORSA MINUT, dan KILAT DESA. (ein)




