Wednesday, June 3, 2026

Dianggap Jadi Ancaman Bagi Pelaku UMKM Lokal, DPRD SITARO Tolak Rencana Masuk Perusahaan Ritel Indomaret dan Sejenisnya

SITARO, KOMENTAR NEWS Bukan rahasia lagi jika sudah banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terpaksa gulung tikar, pasca masuknya perusahaan ritel seperti Indomaret, Alfamart serta Alfamidi, ke berbagai pelosok.

Nah, merujuk pada situasi tragis yang dialami sejumlah pelaku UMKM itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (SITARO), langsung bersikap, merespons kabar soal rencana masuknya ritel modern, termasuk Kimia Farma.

Dianggap Jadi Ancaman Bagi Pelaku UMKM Lokal, DPRD SITARO Tolak Rencana Masuk Perusahaan Ritel Indomaret dan Sejenisnya
Nampak para Legislator sedang mengikuti rapat.

Lembaga yang diisi oleh 20 Wakil Rakyat ini kompak menyuarakan penolakan mereka.

“Paling utama yang jadi pertimbangan ialah keberlangsungan pengusaha lokal. Kita harus berkaca dari yang sudah terjadi di daerah lain di mana banyak pedagang kecil yang terpaksa harus tutup setelah hadir Indomaret, Alfamart dan sejenisnya,” kata anggota Fraksi Restorasi, Heddy Janis, di sela-sela Rapat DPRD, Jumat (22/5/2026).

Politisi Nasdem ini menegaskan bahwa tidak ada kepentingan pribadi di balik sikap tegas tersebut selain niat tulus melindungi pelaku usaha kecil.

Dianggap Jadi Ancaman Bagi Pelaku UMKM Lokal, DPRD SITARO Tolak Rencana Masuk Perusahaan Ritel Indomaret dan Sejenisnya
Masih dalam suasana rapat.

Senada, Bob N. Janis, menilai jika keberadaan investor besar hanya akan membuat perputaran uang keluar dari daerah.

Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan potensi inflasi dan matinya usaha masyarakat kecil jika ritel modern melakukan ekspansi sampai ke pelosok.

“Kasihan pengusaha lokal. Kalau mereka masuk, uang bukannya berputar di sini, tapi akan dibawa keluar daerah,” sebut BNJ, sebutan akrabnya.

“Termasuk keberadaan Kimia Farma, jelas ini akan jadi ancaman nyata terhadap apotek dan toko obat yang dikelola masyarakat lokal,” sambungnya.

Atas pertimbangan tersebut, Legislator Golkar dari Dapil II ini meminta DPRD membuat rekomendasi penolakan secara menyeluruh terhadap investor-investor tersebut.

“Sekalian kita bikin rekomendasi menolak semuanya,” kuncinya.

Sementara itu, Ketua DPRD SITARO, Alfrets R. Takarendehang, tidak menampik jika kehadiran ritel modern seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, serta Mr. DIY, akan membuka keran serapan tenaga kerja. Namun menurutnya, dampak juga akan fatal terhadap pelaku usaha menengah ke bawah.

“Kasihan saudara-saudara kita yang sudah berdarah-darah merintis usaha, bisa dipastikan akan mati tergilas dengan hadirnya ritel modern,” ujar ART, sapaan akrabnya.

Sekadar diketahui, wacana akan masuknya ritel modern ke negeri 47 pulau, ternyata bukan baru hari ini.

Dalam rapat tersebut mencuat jika di pemerintahan sebelumnya juga isu ini telah menyeruak. Namun, masih dengan pertimbangan yang sama dengan saat ini, wacana tersebut tak kunjung terealisasi. (ein)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Rekor Ke-12 Kali! Pemprov Sulut Buktikan Kualitas: Kembali Raih...

SULUT, KOMENTAR-NEWS.COM – Kabar membanggakan kembali hadir dari Sulawesi Utara. Di tengah derasnya isu miring yang berusaha...

Calvin Castro : Perang Opini Terstruktur Pusat dan Daerah,...

SULUT, KOMENTAR-NEWS.COM – Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi salah satu wilayah...

Fakta vs Hoaks: Ini Jawaban Pemerintah Atas Berbagai Isu...

JAKARTA , KOMENTAR-NEWS.COM– Pemerintah secara resmi meluruskan berbagai informasi yang tidak benar, fitnah, serta narasi kebencian yang...

More

Recomended