Friday, April 24, 2026

Gedung Putih: China Curi Teknologi AI Secara ‘Industri’, AS Siap Tindak Keras

Washington, KomentarNews – Gedung Putih menuduh China melakukan pencurian kekayaan intelektual kecerdasan buatan (AI) milik laboratorium-laboratorium Amerika Serikat dalam skala industri, memicu kekhawatiran baru soal keamanan nasional di tengah persaingan AI global. Tuduhan itu pertama kali diberitakan Financial Times yang mengutip memo internal dari Direktur Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, Michael Kratsios, yang menyoroti pola sistematis perolehan teknologi AI asal AS oleh Beijing.

Dalam memo tersebut, Kratsios menyatakan China memanfaatkan kombinasi pembelian legal, celah regulasi, hingga pencurian langsung terhadap kekayaan intelektual laboratorium AI AS untuk mempercepat pengembangan kemampuan AI negaranya. “China sedang melakukan pencurian kekayaan intelektual AI Amerika dalam skala industri dan kita tidak bisa membiarkannya terus berlangsung,” tulis Kratsios dalam memo yang dikutip Financial Times pada Kamis (23/4).

Di Capitol Hill, perhatian terhadap isu ini menguat setelah Komite Seleksi DPR AS untuk China merilis laporan berjudul “Buy What It Can, Steal What It Must” yang mengulas kampanye Beijing untuk memperoleh kemampuan AI frontier dengan cara legal maupun ilegal. Laporan itu menggambarkan bagaimana entitas terkait China tetap menjadi salah satu pasar terbesar peralatan pembuat chip, menyelundupkan chip AI yang dibatasi, serta memanfaatkan akses jarak jauh ke pusat data dan infrastruktur komputasi AS. “Kesuksesan sejumlah perusahaan AI China harus dilihat dalam konteks kampanye pencurian teknologi yang didukung negara, bukan semata hasil inovasi mandiri,” papar laporan tersebut yang dipublikasikan usai sidang komite pada Rabu (16/4).

Pejabat dan pakar keamanan juga menyoroti praktik “model extraction” dan “distillation attacks”, yaitu teknik yang memanfaatkan keluaran (output) model AI Amerika untuk membangun ulang model serupa di laboratorium luar negeri tanpa harus mengeluarkan biaya riset besar. Menurut kesaksian di hadapan Komite China DPR AS, pola serangan semacam itu membuat kemampuan model AI China bisa mendekati model frontier Amerika dalam hitungan bulan sekaligus berpotensi menghapus pagar pengaman keselamatan yang dirancang pengembang asal AS.

Sebagai respons, pemerintahan Presiden Donald Trump berjanji memperketat pengawasan terhadap arus teknologi AI ke luar negeri, termasuk dengan memperluas kontrol ekspor dan sanksi terhadap entitas yang terbukti terlibat pencurian atau penyelundupan. “Kami akan menggunakan seluruh instrumen kebijakan yang tersedia untuk melindungi inovasi AI Amerika dari pencurian dan penyalahgunaan oleh aktor negara asing,” kata seorang pejabat senior Gedung Putih dalam pengarahan kepada wartawan di Washington, Kamis (23/4). Gedung Putih juga mendorong kerja sama lebih erat antara pemerintah, industri, dan komunitas keamanan siber guna memperkuat pertahanan terhadap upaya infiltrasi dan perekrutan ‘insider’ di laboratorium AI AS.

(Reuters/Financial Times)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Laba Kuartalan Nasdaq Naik, Diuntungkan Lonjakan Perdagangan di Tengah Gejolak Pasar

New York, KomentarNews – Nasdaq Inc melaporkan kenaikan laba...

Netflix Gelontorkan Rp406 Triliun untuk Buyback Saham, Sinyal Kuat Usai Gagal Akuisisi Warner Bros

Jakarta – Netflix Inc mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham...

200.000 Buruh Gelombang Monas 1 Mei, Prabowo Hadir Langsung: May Day 2026 Jadi Ujian Keadilan Buruh

Jakarta, KomentarNews – Hari Buruh Internasional atau May Day pada...

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...

AS Pinjam Teknologi Anti-Drone Ukraina di Timur Tengah, Lebih Murah dan Andal Lawan Shahed Iran

Washington D.C. Komentarnews – Militer Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com