Thursday, September 10, 2026

Konsisten Dukung Program Internasional, Pemerintah Desa Wisata Darunu Kembali Gelar Penanaman Mangrove

MINUT, KOMENTAR NEWS Sejalan dengan program yang sedang komitmen Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune J. E. Ganda, yakni pengembangan konsep Blue Economy (Ekonomi Biru), sekaligus menyokong program internasional, Pemerintah Desa Wisata Darunu, di Kecamatan Wori, kembali menggelar kegiatan penanaman mangrove.

Kegiatan yang digelar, Rabu (26/8/2026), berkolaborasi dengan Pesisir Lestari ini, bersamaan dengan momentum memperingati Hari Mangrove Sedunia.

“Ini adalah bentuk komitmen kami (Pemerintah Desa Wisata Darunu) dalam menjaga kelestarian lingkungan, yang tentunya juga bersinggungan langsung dengan konsep Ekonomi Biru yang terus digaungkan pimpinan (Bupati JG),” kata Hukum Tua (Kepala Desa), Ruddy B. Jacobus, S.Pd, N.LP, ditemui di seputaran lokasi kegiatan tepatnya di Darunu Mangrove Park.

Dikatakannya lagi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kawasan pesisir sekaligus mendukung program lingkungan yang sejalan dengan agenda internasional.

Menurutnya, penanaman mangrove sangat penting dalam menyokong ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Selain berfungsi menahan abrasi, keberadaan mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut serta membantu menyerap karbon,” sebutnya sembari menyebutkan, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian penting dalam pengembangan desa wisata.

Lebih jauh, ia juga menyebutkan kegiatan ini sejalan dengan berbagai agenda global terkait perubahan iklim, perlindungan ekosistem pesisir, serta pembangunan berkelanjutan.

“Dengan kata lain, ibarat kata pepatah: Sekali mendayung, dua pulau terlampaui. Kita jaga kawasan mangrove, kita juga turut mengambil bagian dalam mendukung target pelestarian lingkungan yang menjadi perhatian dunia yang hari ini sebagaimana kita tahu, Pak Bupati sedang serius dengan pengembangan konsep ekonomi biru,” urainya.

Lanjut dia lagi, selain manfaat ekologis, kelestarian kawasan mangrove diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

“Karena kami yakin ketika kawasan pesisir terjaga, itu bisa jadi daya tarik wisata berbasis lingkungan sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi yang ramah lingkungan,” ujar Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado (UNIMA) ini.

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan penanaman dan pemeliharaan mangrove dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, kelompok pemerhati lingkungan, pelaku pariwisata maupun berbagai pihak lainnya.

“Dengan menjaga pesisir, kita juga menjaga masa depan desa wisata dan masyarakat,” kuncinya.

Sekadar diketahui, selain penanaman mangrove, juga digelar  penandatanganan MOU fase ke 2 antara Pesisir Lestari, Pemdes Darunu dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) ‘Dariaga Mudae’ Darunu. (ein)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Soal Keributan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Minut, Kadis...

MINUT, KOMENTAR NEWS Keributan di Mal Pelayanan Publik (MPP), yang menyeret nama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan...

Diprakarsai William S Luntungan, Lebih dari 40 Kantong Terkumpul...

MINUT, KOMENTAR NEWS Pasukan oranye di bawah komando William Luntungan, kembali ambil bagian dalam kegiatan donor darah...

Pisah Sambut Direktur RSUD Maria Walanda Maramis, Sekda Novly...

MINUT, KOMENTAR NEWS Pergantian pucuk pimpinan RSUD Maria Walanda Maramis, di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kembali bergulir. Hal...
Advertisement

More

Recomended