MINUT, KOMENTAR NEWS Seakan tak ingin melewatkan momen-momen istimewa di akhir periode memimpin organisasi paguyuban berlabel Profesional Wartawan Minahasa Utara (PROWM), Juent Myhard, menutup dengan kegiatan bertajuk ‘Bacerita Inovasi Daerah dalam Mendorong Program Kerakyatan JG-KWL’.
Kegiatan yang diselenggarakan di JG Centre, Selasa (29/9/2026) siang, menghadirkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Minut, dr Stella Safitri, M.Kes, sebagai Narasumber.
“Di akhir periode kepemimpinan saya, saya ingin menghadirkan sebuah ruang untuk memaparkan berbagai inovasi yang sudah dibuat oleh Pemerintahan JGKWL (Bupati, Joune J. E. Ganda-Wakil Bupati, Kevin W. Lotulung) sampai saat ini,” kata Juent, sapaan akrabnya.
Dikatakannya lagi, sebagai mitra kerja Pemkab Minut, sekaligus menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, atau sebaliknya, organisasi yang dia pimpin (PROWM) ingin agar apa yang sudah dibuat oleh JGKWL sejauh ini, boleh semakin diketahui oleh semua lapisan masyarakat Bumi Klabat.
“Itulah sebabnya semua yang tergabung dalam PROWM (Kurang lebih 25 Jurnalis) kita hadirkan dalam acara coffee morning hari ini, kita ingin kupas semua inovasi yang sudah dan sementara dibuat oleh JGKWL kemudian kita publikasikan. Sekaligus juga menjadi salah satu momentum istimewa bagi saya sebelum tongkat estafet kepemimpinan PROWM saat serahkan kepada ketua yang baru,” ujar jebolan Politeknik Negeri Manado jurusan Pariwisata ini.
Ia berharap, lewat kegiatan ini, masyarakat boleh dapat tambahan referensi terhadap apa sudah dibuat oleh JGKWL.
“Tentu juga diharapkan bisa ikut mengawal setiap program, termasuk inovasi-inovasi yang dihadirkan,” kunci salah satu pentolan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut ini.
Sementara itu, Bupati Joune J. E. Ganda melalui Kepala BRIDA Kabupaten Minut, dr. Stela Safitri, menyampaikan bahwa saat ini di Pemkab Minut telah mencatat 82 inovasi daerah.
“Tercatat kita (Pemkab Minut) punya 82 inovasi, dan Pak Bupati di beberapa kesempatan selalu mengingatkan kami agar inovasi-inovasi ini jangan sekadar tercatat sebagai angka di atas kertas, melainkan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar dr Stella sembari mengapresiasi ruang dialog yang disiapkan oleh PROWM.
“Paling tidak, lewat kegiatan ini kita boleh sama-sama menyatukan pemahaman arah pembangunan inovasi daerah, agar informasi mengalir jelas dan benar ke seluruh pelosok masyarakat,” kunci Eks Kadis Kesehatan Minut itu.
Adapun beberapa inovasi yang disebutkan dalam kegiatan ini di antaranya; Pelayanan cepat dan tepat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sistem Peringatan Dini melindungi warga dari ancaman bencana, Gerakan Ketahanan Pangan memastikan pangan tersedia, cukup, dan terjangkau.
Tak kalah hebat yakni; Mal Pelayanan Publik (MPP) di mana pelayan masyarakat hanya terkonsentrasi pada satu gedung.
“Pada akhirnya kami berharap pers menjadi perpanjangan tangan, mata, dan telinga menyampaikan serta mengawasi agar inovasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” kuncinya.
Sekadar diketahui, selain kegiatan ‘Bacerita Inovasi JGKWL’, sebelumnya PROWM di bawah komando Juent Myhard juga sukses menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalis kepada ratusan pelajar SMP, SMA dan SMK se-Minut.
Ada juga kegiatan sosial berbagi kasih di hari raya, kunjungan ke panti asuhan di desa Palaes, termasuk juga berbagi takjil di saat umat Muslim hendak berbuka puasa. (ein)






