Friday, June 12, 2026

Soal Jalan Amblas di Area Lingkar Tambang PT MSM-PT TTN, Tonaas Wangko Ishak Tambani akan Bawa Aspirasi Masyarakat ke Meja RI-1

MINUT, KOMENTAR NEWS Merespons aspirasi puluhan masyarakat lingkar tambang PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), perihal amblasnya salah satu ruas jalan nasional yang menjadi penghubung antara Kabupaten Minahasa Utara dengan Kota Bitung, Tonaas Wangko, Ishak Tambani, angkat bicara.

Ia berjanji akan membawa keluh kesah itu langsung ke meja Presiden Prabowo Subianto.

“Pertama, tentu kita berharap apa yang dikeluhkan oleh masyarakat lingkar tambang boleh segera disikapi oleh pemerintah daerah. Namun, jika hal itu tidak dilakukan, maka saya kira opsi lain yang terpaksa kita ambil adalah dengan membawa langsung aspirasi ini ke meja RI-1 (Presiden Prabowo Subianto)” tegas Ishak, Selasa (9/6/2026).

Dikatakannya, apa yang menjadi keluh kesah masyarakat lingkar tambang ini bukanlah persoalan baru, namun sudah lebih dari sekali terjadi.

Di saat bersamaan, atensi serius dari instansi terkait seperti belum benar-benar nampak.

“Harusnya ada investigasi secara mendalam dari instansi terkait, apakah ini murni bencana alam atau ada unsur kesengajaan karena aktivitas tambang. Ini harus ditelusuri,” tegasnya.

Apalagi, sambung dia, di titik yang sama sudah pernah terjadi insiden serupa yang mengakibatkan arus lalu lintas sangat terganggu.

“Poin utamanya ialah keselamatan masyarakat serta lingkungan tidak boleh dikorbankan, apapun alasannya. Itulah sebabnya saya siap membawa keluhan ini ke Pak Presiden,” sebutnya lagi.

Sekadar diketahui, pada Minggu (7/6/2026), salah ruas jalan nasional di kawasan lingkar tambang tepatnya di Kelurahan Girian, telah mengalami longsor yang mengakibatkan arus lalu lintas terputus.

Kondisi ini juga disebut-sebut memutus urat nadi ekonomi warga. Ironisnya, ini kerusakan serius ketiga kalinya di titik yang sama.

Di samping itu, warga juga pertanyakan dampak lalu lintas kendaraan tambang berat terhadap struktur jalan nasional.

Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan aktivitas blasting di Tasiam Kecil yang disebut dekat daerah tangkapan air dan hutan lindung. Kemudian, rumah retak akibat lontaran batu dan sumber mata air terganggu.

Kemudian, ada juga insiden tahun lalu, di mana puluhan ternak sapi mati diduga usai minum air sungai sekitar resettlement yang tercemar limbah.

Atas semua peristiwa ini, warga meminta agar diuji dan diinvestigasi menyeluruh oleh instansi terkait. (ein)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Gagasan Bupati JG Dipresentasikan di Kementerian Lingkungan Hidup, Terungkap...

MINUT, KOMENTAR NEWS Masyarakat Minahasa Utara (Minut), nampaknya perlu berbangga memiliki sosok pemimpin visioner seperti Bupati Joune...

Era Baru Sekretariat DPRD Minut, Kemudahan Bagi Masyarakat Melalui...

MINUT, KOMENTAR NEWS Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara (Minut), yang kini dinakhodai oleh Jacson...

Pemkab Minut Kembali Bikin Bantahan Terhadap Tudingan Adanya Penyalahgunaan...

MINUT, KOMENTAR NEWS Setelah Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Minahasa Utara (Minut), Carla A. Sigarlaki,...

More

Recomended