KAWANGKOAN BAWAH — Wujud nyata kepedulian dan kasih persaudaraan segera menyapa Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Wilayah Amurang II, yang baru saja dilanda musibah kebakaran pada Kamis dini hari. Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th., bersama Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., langsung berkunjung ke lokasi pada Kamis (6/8/2026) untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan awal berjalan optimal.
🔥 MUSIBAH KEBAKARAN, TIDAK ADA KORBAN JIWA
Peristiwa kebakaran yang melanda gedung gereja tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerusakan pada sejumlah fasilitas sarana peribadahan cukup mengkhawatirkan jemaat. Kehadiran langsung kedua pimpinan tertinggi dari GMIM dan Polda Sulut menjadi penenang sekaligus bukti bahwa jemaat tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini.
💵 BANTUAN RP50 JUTA DISERAHKAN UNTUK PEMULIHAN
Di tengah kunjungan tersebut, BPMS GMIM secara resmi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) kepada Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah. Bantuan ini diperuntukkan langsung guna penanganan awal kerusakan fasilitas gereja serta meringankan beban jemaat dalam proses pemulihan, agar kegiatan pelayanan dan ibadah dapat segera kembali berjalan dengan baik.
“Kami menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah ini. Saya mengajak seluruh jemaat untuk tetap teguh dalam iman, memelihara pengharapan kepada Tuhan, serta saling menguatkan dan menopang dalam kasih Kristus di tengah situasi yang dihadapi,” ujar Pdt. Adolf Katuuk Wenas menyentuh hati jemaat.
⚠️ IMBAUAN KEWASPADAAN DI TENGAH MUSIM KEMARAU
Pdt. Adolf Wenas juga mengimbau seluruh jemaat GMIM dan masyarakat Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering dinilai berpotensi memperbesar risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan perkebunan.
“Mari lebih berhati-hati dalam penggunaan api maupun instalasi listrik. Mari bangun budaya pencegahan sebagai langkah bersama untuk meminimalkan risiko bencana serupa,” pesannya.
🤝 SINERGI GEREJA DAN KEPOLISIAN UNTUK RAKYAT
Kehadiran Kapolda Sulut bersama jajaran menjadi simbol sinergi yang harmonis antara gereja dan aparat kepolisian — bersatu dalam kepedulian kemanusiaan saat masyarakat sedang membutuhkan dukungan. Respons cepat BPMS GMIM bersama Polda Sulut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial: tidak ada yang ditinggalkan di tengah musibah.
BPMS GMIM juga mengajak seluruh jemaat GMIM di berbagai wilayah pelayanan untuk menunjukkan semangat persaudaraan — menopang Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah melalui doa, perhatian, maupun bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Bersama-sama, kita pasti bisa bangkit kembali! 🙏🔥





