Monday, March 30, 2026

Startup Pusat Data Antariksa Starcloud Raup Pendanaan Rp2,7 Triliun, Resmi Jadi Unicorn

Jakarta, Komentarnews – Startup infrastruktur komputasi orbital Starcloud mencapai valuasi sekitar 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp18 triliun) setelah putaran pendanaan Seri A senilai 170 juta dolar AS (sekitar Rp2,7 triliun). Pencapaian ini menandai status “unicorn” bagi perusahaan yang membangun pusat data berbasis satelit di orbit tersebut .

Putaran pendanaan yang dipimpin oleh Benchmark dan EQT Ventures ini menjadi bukti meningkatnya keyakinan investor terhadap komputasi orbital sebagai alternatif serius bagi pusat data darat di tengah lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) global .

Starcloud memposisikan diri sebagai solusi atas lonjakan kebutuhan komputasi AI di Bumi. Perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington ini menawarkan pemrosesan beban kerja AI di luar angkasa untuk mengurangi tekanan pada jaringan listrik dan biaya pendinginan pusat data konvensional .

“Mereka membangun pusat data berbasis satelit di orbit dengan tenaga surya dan sistem pendingin khusus,” demikian pernyataan dalam laporan TechCrunch yang dikutip Senin (30/3/2026) .

Pendiri dan CEO Starcloud, Philip Johnston, mengungkapkan bahwa perusahaan telah meluncurkan satelit pertamanya yang dilengkapi GPU Nvidia H100 pada November 2025. Satelit tersebut berhasil digunakan untuk melatih model AI di orbit untuk pertama kalinya .

“Jika biaya peluncuran komersial mencapai sekitar 500 dolar AS per kilogram, kami memperkirakan biaya energi akan berada pada kisaran 0,05 sen dolar AS per kilowatt-hour—yang akan kompetitif dengan pusat data darat,” ujar Johnston dalam wawancara dengan Reuters .

Johnston menargetkan agar pusat data orbital pertama yang kompetitif secara biaya dapat beroperasi pada 2028 atau 2029, seiring dengan semakin seringnya peluncuran roket generasi baru seperti Starship milik SpaceX .

Starcloud tidak sendirian dalam perlombaan ini. SpaceX sendiri telah mengajukan permintaan kepada pemerintah AS untuk membangun dan mengoperasikan satu juta satelit untuk komputasi terdistribusi di luar angkasa .

CEO SpaceX Elon Musk sebelumnya menyatakan bahwa cukup dengan meningkatkan skala satelit Starlink V3 yang sudah dilengkapi sambungan laser berkecepatan tinggi, proyek pusat data orbital dapat terwujud .

Perusahaan lain seperti Aetherflux, Google’s Project Suncatcher, dan Aethero juga tengah mengembangkan bisnis pusat data antariksa. Sementara itu, Nvidia baru saja mengumumkan modul Vera Rubin Space Module yang dirancang khusus untuk pusat data di orbit .

Meskipun menjanjikan, model bisnis ini masih bergantung pada teknologi yang belum terbukti dan membutuhkan belanja modal yang signifikan. Hingga saat ini, jumlah GPU canggih yang beroperasi di orbit masih terhitung puluhan, sementara Nvidia diperkirakan telah menjual hampir 4 juta unit untuk pusat data darat pada 2025 .

Starcloud berencana meluncurkan Starcloud 2 yang lebih bertenaga pada akhir tahun ini, dilengkapi dengan beberapa GPU, termasuk chip Nvidia Blackwell dan server blade AWS .

“Jika akhirnya terjadi penundaan, kami akan terus meluncurkan versi yang lebih kecil dengan roket Falcon 9. Kami tidak akan kompetitif dalam biaya energi sampai Starship terbang secara reguler,” pungkas Johnston.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Trump Sebut Pemimpin Iran “Sangat Rasional”, Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Negosiasi Damai

Washington D.C. KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump...

Rupiah Melemah ke Rp17.002 per Dolar AS, Houthi Buka Front Baru di Perang Iran

Jakarta, KomentarNews – Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari...

AI Deepfake Warnai Kampanye Pemilu Sela AS 2026, Kaburkan Batas Fakta dan Manipulasi

Washington D.C. Komentarnews– Kecerdasan buatan (AI) generatif dan teknologi...

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran 10 Hari, Klaim Pembicaraan Berjalan Baik

Washington D.C. KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan...

Trump Hapus Tradisi 165 Tahun, Tanda Tangan Presiden Akan Muncul di Uang Kertas Dolar AS

Washington D.C.Komentarnews – Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa tanda tangan...

Tag # Terpopuler