Friday, April 3, 2026

MIRIS!! Diduga Ada Intervensi Oknum Pejabat, Salah Satu SMP di Manado Ancam Empat Siswanya?

Manado, KOMENTAR NEWS Dunia pendidikan di kota Manado kans tercoreng dengan tindakan salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang secara terang-terangan mengancam tidak meluluskan empat siswanya.

Mirisnya lagi, keputusan mendisiplinkan empat siswa ini diduga karena adanya intervensi oknum pejabat.

Jika ini terjadi, sudah barang tentu sangat bertolak belakang dengan amanat undang-undang yang menjamin pendidikan setiap anak bangsa.

Para orang tua yang merasa keberatan dengan perlakuan yang diterima anak-anak mereka, mengaku sangat kesal terhadap pihak sekolah.

“Kami pilih sekolahkan anak kami di situ dengan keyakinan bahwa sekolah mampu membina sekaligus mendidik anak kami. Namun, yang kami terima saat ini justru sangat miris. Anak kami justru ditekan bahkan diancam di hadapan guru-guru,” aku para orang tua, Selasa (31/3/2026).

Para orang tua ini juga mengaku bukan tidak mau mengakui jika anak-anak mereka telah melakukan pelanggaran, namun pihaknya merasa keberatan dengan cara sekolah menyikapi hal tersebut.

“Anak-anak kami punya alasan kenapa harus melakukan hal itu (Perkelahian). Mereka tidak terima teman perempuan mereka diperlakukan demikian (Dugaan pencabulan). Harusnya sekolah turut mempertimbangkan hal itu, bukannya kemudian langsung mengancam tidak meluluskan anak kami,” kecam mereka.

“Jangan karena orang tua dari korban (perkelahian) adalah pejabat, kemudian pihak sekolah menekan anak-anak kami,” sambung mereka dengan nada kesal.

Pihaknya pun masih berharap pihak sekolah tidak bersikap sepihak atau berat sebelah terhadap persoalan itu.

“Minimallah mempertimbangkan sikap anak-anak kami yang rela membela teman perempuan mereka. Bukan sebaliknya justru mengancam seolah-olah anak kami telah melakukan kejahatan luar biasa,” harapnya sembari mengecam sikap oknum pejabat yang diduga telah melakukan intervensi ke pihak sekolah.

Sementara itu, Kepala SMP Eben Haezer 2 Manado, Gledis Pandeleke, ketika dikonfirmasi perihal kejadian yang bikin orang kecewa itu, mengaku telah melalui berbagai tahapan sebelum mengambil keputusan terkait keempat siswa tersebut.

Bahkan, pihaknya mengklaim telah melakukan pembinaan berulang kali, mulai dari pemanggilan orang tua, identifikasi permasalahan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Keputusan yang diambil pun merupakan hasil rapat dewan guru yang mempertimbangkan kondisi siswa secara menyeluruh,” ujar Pandeleke.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah penilaian sikap, yang merupakan bagian penting dari kriteria kelulusan.

“Setiap sekolah memiliki kriteria kelulusan, dan salah satunya adalah penilaian sikap yang minimal harus baik. Dalam kasus ini, terdapat pelanggaran yang dinilai cukup berat sehingga memengaruhi pemenuhan kriteria tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa para siswa tersebut tidak secara langsung dikeluarkan. Mereka masih terdaftar sebagai siswa dan diberikan kesempatan untuk tetap mengikuti pembinaan di sekolah.

“Boleh tetap sekolah di sini tapi mengulang satu tahun lagi,” sebutnya.

Di sisi lain, menanggapi isu adanya dugaan tekanan dari pihak luar dalam proses pengambilan keputusan. Ia membantah.

“Tidak ada. Keputusan tersebut diambil secara independen berdasarkan mekanisme internal sekolah,” tegasnya.

Informasi terkini yang diterima media ini, empat siswa dan orang tua mereka mengalami tekanan mental, belum lagi dengan usaha ekstra mencari sekolah baru di waktu ujian yang semakin dekat. **

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Pemprov Sulut Gercap Tangani Dampak Gempa Magnitudo 7,6; Posko Darurat Diaktifkan

Sulut, KOMENTAR-NEWS.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut)...

Dukung Pemerintahan YSK -Victory, Calvin Castro Minta ASN Hilangkan “Silo” dan Perkuat Loyalitas

Sulut, KOMENTARNEWS.COM - Dukung Pemerintah Gubernur Sulut Mayjen TNI...

Nilai Tukar Petani Provinsi Sulut Tahun 2026 Naik Menjadi 128,50

Sulut, KOMENTARNEWS.COM - Komitmen Pemerintah terus mendorong kebijakan dan...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com