Seoul, Komentarnews – SM Entertainment menyampaikan permintaan maaf resmi atas insiden robohnya pagar pengaman di konser encore grup idola K-Pop Super Junior yang menyebabkan tiga penonton terjatuh dan mengalami cedera. Insiden itu terjadi pada konser bertajuk “SUPER SHOW 10: SJ-CORE” di KSPO Dome, Seoul, Sabtu (5/4/2026).
Pagar yang dipasang di dekat area penonton tiba-tiba roboh, menyebabkan tiga orang terjatuh dan mengalami cedera, sebagaimana dikutip dari Soompi, Minggu (6/4) waktu setempat.
SM Entertainment dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa para korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan yang diperlukan.
“Tenaga medis menyarankan bahwa mereka memerlukan sekitar dua minggu istirahat dan perawatan untuk cedera keseleo dan memar,” demikian pernyataan SM Entertainment.
SM Entertainment menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan memberikan “dukungan penuh” untuk perawatan para penonton yang terluka. Perusahaan juga berkomitmen untuk memperkuat langkah-langkah keamanan dan protokol manajemen audiens guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
“Sebagai penyelenggara konser, kami sangat mengakui tanggung jawab kami atas insiden ini. Kami dengan tulus meminta maaf kepada para korban yang terluka serta seluruh penonton atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden tak terduga ini,” tutur SM Entertainment.
Konser “SUPER SHOW 10: SJ-CORE” merupakan rangkaian encore dari tur dunia Super Show 10 yang digelar Super Junior. KSPO Dome (sebelumnya bernama Gymnastics Arena) merupakan venue indoor berkapasitas besar yang sering digunakan untuk konser dan acara olahraga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Super Junior atau SM Entertainment belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kompensasi atau langkah konkret lain yang akan diambil untuk memastikan keselamatan penonton di konser-konser mendatang.
(*Soompi/ *SM Entertainment)

