Friday, April 17, 2026

CEO OpenAI Sam Altman Minta Pengadilan Hapus Tuntutan Ganti Rugi Punatif dalam Gugatan Pelecehan Adik Kandungnya

St. Louis, KomentarNews – Sam Altman, CEO OpenAI, meminta pengadilan federal untuk menghapus tuntutan ganti rugi punatif (punitive damages) dalam gugatan perdata yang diajukan oleh adik perempuannya, Annie Altman. Annie menuduh kakaknya melakukan pelecehan dan pemerkosaan berulang lebih dari dua dekade lalu. Sam Altman membantah semua tuduhan tersebut.

Dalam berkas yang diajukan di pengadilan St. Louis pada Rabu (15/4/2026) malam, Sam Altman berargumen bahwa undang-undang pelecehan seksual anak di Missouri tidak mengizinkan tuntutan ganti rugi punatif atas klaim Annie Altman. Sebaliknya, ia hanya dapat menerima “ganti rugi atas cedera atau penyakit” yang disebabkan oleh pelecehan seksual di masa kanak-kanak.

Sam Altman juga menyatakan bahwa ganti rugi punatif tidak dapat diberikan atas perilaku yang dituduhkan kepadanya saat ia masih anak-anak. Ia kembali mengajukan permohonan agar gugatan adiknya dibatalkan seluruhnya. Pengacara Annie Altman belum segera menanggapi permintaan komentar.

Annie Altman menuduh kakaknya melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan antara tahun 1997 dan 2006 di rumah keluarga di pinggiran kota Clayton, Missouri. Tuduhan dimulai ketika ia berusia tiga tahun dan Sam berusia 12 tahun. Annie menyatakan bahwa “tindakan pelecehan dan pemerkosaan terakhir” terjadi ketika Sam Altman sudah dewasa. Sam Altman kini berusia 40 tahun.

Keluarga Altman telah menyatakan bahwa Annie memiliki tantangan kesehatan mental dan menerima dukungan finansial. Sam Altman mengatakan bahwa adiknya mulai menuduhnya di media sosial setelah mereka menolak “tuntutan pemerasan untuk dukungan finansial yang semakin besar.” Gugatan Annie dimulai pada Januari 2025.

Sam Altman kini menggugat balik adiknya atas pencemaran nama baik terkait unggahannya, termasuk video yang menyatakan bahwa “seorang miliarder teknologi” melecehkannya. Ia menuntut ganti rugi sebesar 1 dolar AS, dengan alasan “tidak ingin merugikan adiknya secara finansial” tetapi menginginkan vonis yang menyatakan bahwa pernyataan adiknya tidak benar.

Sam Altman dikenal sebagai tokoh utama dalam ledakan kecerdasan buatan (AI) setelah peluncuran chatbot ChatGPT pada 2022.

Selain kasus ini, Sam Altman juga dijadwalkan menghadapi persidangan pada 27 April dalam gugatan miliarder Elon Musk senilai lebih dari 134 miliar dolar AS yang menuduh OpenAI menyimpang dari misinya untuk mengembangkan AI demi kepentingan umat manusia. Microsoft juga menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

(*Reuters)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Israel-Lebanon Bahas Gencatan Senjata, Harapan Perdamaian Timur Tengah Menguat

Washington, KomentarNews - Kabinet Israel menggelar pertemuan khusus Kamis...

Ukraina Klaim Berhasil Menembak Jatuh 31 Rudal dan 636 Drone Rusia dalam 24 Jam

Kyiv, KomentarNews – Angkatan Udara Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh...

Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Dolar AS dan Optimisme Gencatan Senjata Iran-AS

Jakarta Komentarnews – Harga emas naik pada perdagangan Kamis (16/4/2026)...

Ekonomi China Kuartal I 2026 Tumbuh 5 Persen, Perang Iran Ancaman Baru Tekan Permintaan Global

Beijing, KomentarNews – Ekonomi China tumbuh lebih cepat di awal...

Selfie Monyet 2011 Jadi Kunci Hukum AI Copyright Mahkamah Agung AS

London, Komentarnews - Foto selfie yang diambil monyet crested...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com