Jakarta Komentarnews – Harga emas naik pada perdagangan Kamis (16/4/2026) didukung oleh pelemahan dolar AS, sementara investor mencermati meningkatnya optimisme terhadap potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang yang telah mendorong harga energi dan memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi.
Spot emas naik 0,7 persen menjadi 4.821,44 dolar AS per ons pada pukul 03.01 GMT, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Juni naik 0,4 persen menjadi 4.844,40 dolar AS.
Dolar AS melayang di dekat level terendah dalam enam pekan, membuat komoditas yang didenominasi dolar AS termasuk emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain. Imbal hasil (yield) obligasi AS bertenor 10 tahun juga turut turun 0,1 persen.
Analis pasar senior di OANDA, Kelvin Wong, mengatakan bahwa pendorong utama kenaikan emas adalah optimisme tentang gencatan senjata AS-Iran. “Jika kita mulai melihat penembusan di atas 4.900 dolar AS, potensi kenaikan lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan menuju zona resistensi antara berikutnya, yaitu level psikologis 5.000 dolar AS,” ujar Wong.
Pemerintahan Trump menyatakan optimis pada Rabu (15/4) tentang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran, sambil memperingatkan peningkatan tekanan ekonomi terhadap Teheran jika tetap bersikukuh. Presiden Donald Trump mengatakan ia yakin perang yang diluncurkannya bersama Israel pada akhir Februari hampir berakhir, meskipun blokade pelayaran yang diumumkannya tetap berlaku dan lalu lintas melalui Selat Hormuz masih jauh di bawah level normal.
Harga emas spot telah turun lebih dari 8 persen sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari, di tengah kekhawatiran bahwa harga energi yang melonjak dapat memicu inflasi dan menjaga suku bunga global tetap tinggi. Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi membebani permintaan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Di AS, para pedagang saat ini melihat peluang 29 persen untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember 2026. Sebelum perang, terdapat ekspektasi dua kali pemangkasan untuk tahun ini.
Logam mulia lainnya juga ikut menguat. Perak spot naik 1,7 persen menjadi 80,41 dolar AS per ons, platinum naik 1,2 persen menjadi 2.135,58 dolar AS, dan palladium naik 0,9 persen menjadi 1.587,39 dolar AS.
(*Reuters)

