Manado, Komentarnews – Kebakaran melanda pusat perbelanjaan Megamall di Kawasan Mega Mas, Jalan Piere Tendean, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Insiden ini mengakibatkan lima karyawan terjebak di dalam gedung.
Satu orang di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Priscillia Tamawiwy (34).
Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang, menjelaskan bahwa korban ditemukan di salah satu ruangan di gedung tersebut.
“Korban ditemukan di ruang 2 lantai 6 gedung Megamall dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” kata George dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Jenazah Priscillia kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulut untuk penanganan lebih lanjut.
Dari lima karyawan yang terjebak, empat orang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Jumlah korban 5 orang, (rinciannya) selamat 4 orang, meninggal dunia 1 orang,” tambah George.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kelima korban merupakan karyawan yang bekerja di pusat perbelanjaan tersebut. Mereka memiliki peran mulai dari staf hingga bagian engineering.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polresta Manado. Pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap asal mula api.
Sementara itu, pihak manajemen Megamall Manado memutuskan untuk menutup sementara operasional pusat perbelanjaan tersebut. Penutupan ini akan berlangsung selama proses penyelidikan masih berjalan.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
“Operasi SAR kemudian dihentikan dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” imbuh George.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Manado, Pemadam Kebakaran, dan unsur terkait lainnya telah bekerja maksimal dalam proses evakuasi dan pemadaman api.
(*)




