London, KomentarNews – Sebuah gelombang panas ekstrem yang langka menghantam Eropa Barat pada akhir Mei 2026, memicu rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah di Inggris, Prancis, dan Irlandia. Fenomena yang disebut “Heat Dome” atau kubah panas ini memerangkap udara panas dari Afrika Utara di bawah sistem tekanan tinggi di Eropa Barat .
Suhu yang biasanya baru muncul saat puncak musim panas (Juli-Agustus) ini kini melanda di bulan Mei, mengakibatkan kekeringan, kebakaran, dan memicu peringatan darurat kesehatan di berbagai negara.
Badan meteorologi Inggris, Met Office, secara resmi mencatat suhu tertinggi dalam sejarah untuk bulan Mei pada Senin (25/5/2026), yaitu mencapai 34,8 derajat Celsius di Kebun Raya Kew, London Barat Daya .
Rekor ini melampaui rekor sebelumnya yang telah bertahan selama lebih dari satu abad (32,8°C pada 1922 dan 1944) dengan selisih 2 derajat Celsius yang sangat signifikan .
“Panas seperti ini akan luar biasa di Inggris bahkan di pertengahan musim panas, apalagi di bulan Mei,” tulis Met Office melalui akun X resminya, dikutip Selasa (26/5/2026) .
Ahli meteorologi Met Office Greg Dewhurst menyebut lonjakan suhu ekstrem menjadi indikasi nyata perubahan iklim yang tengah berlangsung. Ia mengatakan, hal ini kemungkinan besar akan menjadi norma baru .
Menurut laporan BBC yang dipantau, Selasa (26/5/2026), rekor ini bahkan terancam dipecahkan kembali pada hari ini dengan prakiraan suhu mencapai 36 derajat Celcius di wilayah selatan Inggris dan Wales .
Selain suhu siang hari, Inggris juga mencatatkan “Malam Tropis” (tropical night) terpanas di bulan Mei. Pada Senin malam, suhu tidak turun di bawah 21,3 derajat Celsius di Kenley Airfield, London .
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) telah mengeluarkan peringatan kesehatan tingkat amber (oranye) untuk sebagian besar wilayah Inggris, memperingatkan peningkatan risiko kematian, terutama di kalangan lansia dan penderita penyakit kronis .
Sayangnya, gelombang panas ini juga memicu tragedi. Polisi Inggris mengonfirmasi bahwa tiga remaja tewas tenggelam di perairan berbeda pada hari Senin (25/5/2026), saat masyarakat berbondong-bondong mencari tempat menyegarkan diri selama libur bank holiday dan setengah semester sekolah .
Seorang gadis remaja di Warwickshire
Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun di West Yorkshire
Seorang remaja laki-laki di South Yorkshire
Fenomena “Heat Dome” ini melanda secara luas di Eropa Barat.
Prancis & Irlandia: Kedua negara ini juga mencatat suhu tertinggi untuk bulan Mei. Prancis mengalami panas ekstrem yang menyebabkan kebakaran rumput di beberapa wilayah, sementara Irlandia mencatat suhu 28,8°C di Killarney dan Clonmel .
Kepulauan Channel (Jersey & Guernsey): Wilayah populer bagi wisatawan ini juga terkena dampak panas. Jersey mencatat suhu di atas 31°C, sementara Guernsey melebihi 30°C, menjadikannya rekor tertinggi untuk bulan Mei di kedua pulau tersebut.
Para ilmuwan iklim menilai perubahan iklim akibat aktivitas manusia membuat cuaca ekstrem seperti gelombang panas, banjir, dan kekeringan menjadi semakin sering dan intens .
Pekan lalu, penasihat iklim pemerintah Inggris juga memperingatkan bahwa negara tersebut “dibangun untuk iklim yang sudah tidak ada lagi” dan mendesak pemerintah memperbarui infrastruktur sekolah hingga rumah sakit agar mampu menghadapi suhu bumi yang makin panas.
(cnbcindonesia/metoffice/bbc/arirang****/eveningstandard/travelandtourworld)






