MINUT, KOMENTAR NEWS Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta strategi pengelolaan keuangan daerah terus jadi atensi Bupati Minahasa Utara (Minut), DR Joune J. E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si.
Kali ini ditunjukkan lewat kehadirannya dalam kegiatan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) beserta sejumlah kepala daerah, Selasa (28/6/2026) di Jakarta.

Adapun bahasan yang diangkat dalam kegiatan berlabel rapat koordinasi ini yakni ‘Strategi Penguatan Pengelolaan Keuangan Daerah serta Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD)’.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat strategi di mana pemerintah pusat dan pemerintah daerah boleh duduk bersama menyamakan persepsi yang tujuannya ialah dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Bupati JG, di sela-sela menghadiri kegiatan.

Dikatakannya lagi, penguatan tata kelola keuangan daerah menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah.
Apalagi, sambung dia lagi, saat ini pemerintah daerah masih terus bergelut dengan kebijakan efisiensi anggaran, sehingga diperlukan strategi mumpuni.

“Termasuk di dalamnya diperlukan perencanaan yang baik dan belanja yang berkualitas. Dan barang tentu juga diperlukan inovasi sehingga potensi PAD bisa optimalisasi. Di forum inilah kemudian isu-isu strategis dibahas bersama,” ujar sosok yang baru saja meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan ini.
Ia juga mengaku, arahan yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD, memperkuat disiplin fiskal, serta menggali berbagai potensi PAD yang dimiliki daerah secara optimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dari sini pula kita semakin terdorong untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah melalui digitalisasi sistem keuangan, penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan efektivitas belanja daerah, serta inovasi dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah,” aku Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini.
Ia berharap, lewat forum ini, Pemkab Minut secara khusus dimampukan menghadapi berbagai tantangan fiskal, sekaligus memperkuat kapasitas pemerintah daerah untuk mewujudkan kemandirian fiskal, meningkatkan daya saing daerah, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Tak kalah penting adalah keikutsertaan saya dalam rapat koordinasi ini adalah menegaskan komitmen untuk terus mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kunci salah satu kepala daerah berprestasi baik di daerah, nasional bahkan manca negara ini.
Sekadar diketahui, Rakor bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia ini, dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, DR. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.Si. dan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, DR. Drs. Agus Fatoni, M.Si.






