Manado, KomentarNews – Perjalanan pendakwah nasional Ustadz Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS) ke Sulawesi Utara untuk mengisi rangkaian Tabligh Akbar di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) berlangsung penuh dinamika. Mulai dari munculnya polemik penolakan oleh sebagian elemen masyarakat, imbauan toleransi dari berbagai ormas, hingga akhirnya disambut hangat dengan prosesi adat oleh Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi.
Berikut kronologi lengkap berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya.
1. Awal Polemik: Syarat Maaf dari FKUB Sulut (Awal Mei 2026)
Polemik rencana kedatangan UAS ke Manado mulai mencuat pada awal Mei 2026. Menyikapi pro dan kontra yang berkembang, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Utara, Pdt. Lucky Rumopa, M.Th, memberikan pandangan bijaksana.
“FKUB tidak mempunyai kewenangan untuk menolak atau menerima kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) ke Manado. Yang berwenang untuk menolak atau menerima adalah pemerintah daerah,” ujar Pdt. Lucky Rumopa, Senin (4/5/2026).
Meski demikian, demi menjaga situasi kondusif dan menghargai semangat Torang Samua Basudara (Kita Semua Bersaudara), Pdt. Rumopa menyarankan agar UAS menyampaikan klarifikasi atau permohonan maaf terkait pernyataan di masa lalu.
“Jika memang beliau (UAS) jadi datang ke Manado, alangkah bijaknya jika ada sikap rendah hati untuk meminta maaf atas pernyataan-pernyataan di masa lalu yang sempat melukai perasaan sebagian masyarakat di sini,” tambahnya. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk penghargaan terhadap toleransi beragama yang selama ini terjaga baik di Sulawesi Utara.
2. POLA Bitung: Aparat Diminta Awasi Materi Ceramah (13 Mei 2026)
Menyikapi situasi yang terus berkembang, Persatuan Organisasi Lintas Adat Agama dan Budaya (POLA) Bitung menggelar konferensi pers di Taman Patung Dotulong, Madidir, Bitung, Rabu (13/5/2026). Ketua Umum POLA Bitung, Puboksa Hutahaean, menyampaikan pernyataan sikap.
“Prinsip Torang Samua Basudara harus tetap dijaga. POLA hadir untuk menjaga Sulut tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Puboksa.
Ia meminta aparat keamanan melakukan pengawasan selama kegiatan berlangsung untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi memicu gesekan sosial.
“Jika kegiatan tetap berlangsung, POLA meminta aparat keamanan melakukan pengawasan agar seluruh materi ceramah tetap menjunjung nilai toleransi,” tegasnya.
3. Tokoh Masyarakat: Jangan Terburu-buru Menilai Negatif (15 Mei 2026)
Irfan Frantigo, tokoh masyarakat Bitung yang akrab disapa Mujahid, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat toleransi di tengah polemik yang berkembang.
“Perlu dilihat secara objektif siapa saja yang menyampaikan penolakan dan sejauh mana itu mewakili masyarakat secara umum,” ujar Mujahid usai salat Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, selama ini ceramah-ceramah UAS lebih banyak berisi dakwah internal umat Islam dan disampaikan secara terbuka.
“Selama saya mengikuti ceramah beliau, materinya lebih kepada dakwah untuk umat Islam dan disampaikan secara terbuka,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mendengar secara langsung isi ceramah sebelum memberikan penilaian. “Kalau memang ada perbedaan pandangan, sebaiknya didengar terlebih dahulu secara langsung agar masyarakat bisa menilai dengan objektif,” tambahnya.
4. Persiapan Matang Polres Kotamobagu (20-21 Mei 2026)
Menjelang kedatangan UAS, aparat keamanan mulai melakukan persiapan intensif. Polres Kotamobagu bersama tim gabungan menggelar apel kesiapan pengamanan berlapis di halaman Masjid Agung Baitul Makmur (MABM), Kamis (21/5/2026).
Pasukan pengamanan terdiri dari satu SSK Polres Kotamobagu, satu pleton Kodim 1303 BM, satu pleton Batalyon TP/868 Bantong Sakti, serta dukungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Menariknya, pengamanan ini juga memperlihatkan indahnya toleransi dan kepedulian masyarakat melalui kehadiran Regu Pam Swakarsa. Sejumlah organisasi seperti Pencak Silat PSHT, Bikers Subuhan, Ormas LBI, hingga Manguni Indonesia (MI) turut melebur menjadi satu barisan.
5. Polres Bolmong Turunkan 200 Personel (21 Mei 2026)
Pengamanan kunjungan UAS juga diperketat di wilayah Bolaang Mongondow. Kabag Ops Polres Bolmong, Kompol Tusman Lomboan, menyatakan pihaknya menyiapkan ratusan personel gabungan.
“Pasukan kita bagi jadi dua giat, pertama pengamanan jalur dan kedua pengamanan di lokasi tausiyah,” jelasnya.
Untuk pengamanan jalur atau rute, Polres Bolmong menyediakan 100 personel, dan untuk area tempat tausiyah juga disiapkan 100 personel. Jumlah tersebut akan diperkuat dengan dukungan dari unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten.
6. Coffee Morning Polda Sulut: Jaga Stabilitas Keamanan (21 Mei 2026)
Polda Sulut melalui Direktorat Intelkam bersama Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara serta Badan Kesbangpol menggelar kegiatan coffee morning di Warong Kobong, Manado, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 15 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan LSM ini membahas isu-isu yang berkembang, termasuk dinamika penolakan terhadap rencana kedatangan UAS.
Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Sementara itu, Direktur Intelkam Polda Sulut, Kombes Pol. Sugeng Prayitno, S.I.K. , mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi mengganggu keamanan.
7. Pemkot Kotamobagu Matangkan Persiapan (22 Mei 2026)
Pemerintah Kota Kotamobagu terus mematangkan persiapan menjelang kedatangan UAS di Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) yang dijadwalkan pada Sabtu (23/5/2026) pukul 07.00 WITA.
Asisten I Pemkot Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, mengatakan kesiapan panitia dan pemerintah daerah telah memasuki tahap akhir.
“Kesiapan panitia dan pemerintah kota telah memasuki tahap akhir. Semua aspek mulai dari tempat pelaksanaan, pengaturan keamanan, protokol kesehatan, hingga fasilitas bagi jamaah telah kami pastikan siap,” ucapnya.
Pemerintah Kota Kotamobagu pun mengajak seluruh kaum Muslimin dan Muslimat untuk menghadiri tabligh akbar tersebut.
8. Tiba di Bolmong: Bupati Yusra Sambut dengan Prosesi Adat (22 Mei 2026)
Puncak dari rangkaian perjalanan ini, UAS akhirnya tiba di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Kabupaten Bolmong menjadi tuan rumah pertama dalam rangkaian Tabligh Akbar UAS di Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Saat tiba di Rumah Dinas (Rudis) Bupati Bolmong, Desa Lalow, Kecamatan Lolak, UAS disambut dengan prosesi adat dan penampilan budaya serta pengalungan kain adat sebagai simbol penghormatan tinggi.
Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, secara langsung menyambut kedatangan ulama besar tersebut.
“Selamat datang kepada UAS di Kabupaten Bolmong, semoga dengan tausiah ini kita bisa mendapatkan keberkahan,” ucap Bupati Yusra.
Tak lupa, Yusra meminta agar UAS bisa menyelipkan doa-doa agar tanah Bolaang Mongondow selalu subur dan damai.
“Bolmong tanah yang subur, dan salah satu daerah dengan produksi pangan terbesar di Sulut. Saya minta saat Tausiah nanti bisa sisipkan sedikit doa untuk tanah Bolmong agar selalu subur dan indah,” tandasnya.
Rangkaian Jadwal Safari Dakwah UAS di Sulawesi Utara:
| Tanggal | Waktu | Lokasi | Kegiatan |
|---|---|---|---|
| Jumat, 22 Mei 2026 | 13.00 WITA | Halaman Rudis Bupati, Desa Lalow, Kec. Lolak, Kab. Bolmong | Tausiyah / Tabligh Akbar |
| Sabtu, 23 Mei 2026 | 07.00 WITA | Masjid Agung Baitul Makmur (MABM), Kota Kotamobagu | Tausiyah / Tabligh Akbar |
| Sabtu, 23 Mei 2026 | 19.30 WITA | Alun-alun Molibagu, Kab. Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) | Tabligh Akbar |
| Minggu, 24 Mei 2026 | 07.30 WITA | Lapangan Gogaloman, Desa Tutuyan, Kab. Bolaang Mongondow Timur (Boltim) | Tabligh Akbar |
| Minggu, 24 Mei 2026 | 19.30 WITA | Lapangan Kembar Buroko, Kab. Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) | Tabligh Akbar |
(cahayamanado/tribunmanado/ketik/totabuanews****/satupena/sulawesion)






