Jakarta, KomentarNews – Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada pekan ini dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat untuk bepergian. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 504.917 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 13-17 Mei 2026.
Jumlah tersebut berasal dari dua periode. Pertama, periode keberangkatan 13-15 Mei 2026 yang terjual 224.630 tiket. Kedua, long weekend periode 15-17 Mei 2026 yang mencapai 280.287 tiket terisi .
Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan long weekend dengan bepergian menggunakan transportasi kereta api.
Volume penumpang tertinggi tercatat pada relasi perjalanan Gambir menuju Lempuyangan dan sebaliknya. Relasi ini menjadi favorit karena Yogyakarta menjadi destinasi utama wisatawan saat libur panjang.
Yogyakarta menawarkan wisata budaya, kuliner, hingga suasana khas Malioboro yang selalu ramai saat musim liburan. Kawasan ini selalu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kota Gudeg ini memang selalu menjadi langganan destinasi favorit saat musim liburan. Selain mudah dijangkau kereta api, biaya wisata yang relatif terjangkau dan beragam pilihan destinasi menjadi nilai tambah .
Mulai dari wisata sejarah Candi Borobudur dan Candi Prambanan, wisata modern seperti HeHa Sky View, hingga kuliner malam di kawasan Malioboro dan Alun-alun Kidul, semuanya bisa dinikmati dalam satu perjalanan.
Tak ketinggalan, relasi perjalanan yang melalui Semarang dan Bandung juga mencatat volume pelanggan tinggi selama periode libur panjang ini.
Perjalanan menuju Semarang mengalami peningkatan signifikan. Para pelancong memanfaatkan long weekend untuk menikmati Lawang Sewu, Kota Lama, Sam Poo Kong, hingga berburu kuliner khas seperti lumpia dan tahu gimbal.
Bandung pun tetap menjadi magnet perjalanan. Udara sejuk, wisata alam, factory outlet, hingga kawasan kuliner di Lembang masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berlibur singkat bersama keluarga maupun sahabat.
KAI telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengakomodasi lonjakan volume pelanggan selama libur panjang. Langkah-langkah tersebut di antaranya :
Menambah 14 rangkaian kereta tambahan
Menjalankan 2 KA tambahan fakultatif periode 8-21 Mei 2026
Menerapkan pola operasi Kereta Api (KA) Tambahan Dadakan atau KA Quick Wins untuk mengantisipasi lonjakan tidak terduga
Para pelanggan juga diuntungkan dengan perjalanan yang lebih cepat. Saat ini KAI telah melakukan pemangkasan waktu tempuh perjalanan KA dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Lempuyangan menjadi hanya 5 jam 20 menit untuk perjalanan KA reguler dengan rangkaian terpanjang.
Dengan waktu tempuh yang semakin singkat, perjalanan ke Yogyakarta pun menjadi lebih nyaman dan efisien.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung hingga keberangkatan. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal yang diinginkan.
“Ketersediaan tiket masih dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak dini agar liburan lebih nyaman dan pilihan jadwal perjalanan masih banyak tersedia,” ujar Anne.
Bagi masyarakat yang masih ingin bepergian namun belum memiliki tiket, disarankan untuk tetap memantau aplikasi Access by KAI secara berkala karena sering kali ada tiket yang batal dan tersedia kembali.
Pemilihan jadwal di luar jam sibuk (early morning atau late night) juga bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih bersaing.
(goodnewsfromindonesia/kai/tempo)



