MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM — Ketika banyak pihak mungkin goyah atau teralihkan perhatiannya saat dihujani tuduhan tak berdasar, Kepala Sekolah SMA Negeri 9 (SMAN 9) Manado, Hendra Massie justru memilih jalan yang berbeda: tetap teguh dan terus mengutamakan masa depan serta prestasi anak didiknya.

Di tengah beredarnya isu-isu yang dinilai rekayasa dari oknum yang tidak bertanggung jawab, kabar membanggakan justru hadir dari lingkungan sekolah ini. Siswi berbakat SMAN 9 Manado, Intania Yohana Fatti, berhasil menyabet gelar Juara 1 Duta Muda BPJS dalam ajang kompetisi yang digelar.
Prestasi ini semakin melengkapi deretan capaian gemilang yang terus diukir oleh siswa-siswi SMAN 9 Manado di berbagai ajang bergengsi, baik tingkat daerah maupun nasional. Keberhasilan Intania membuktikan bahwa selain unggul dalam bidang akademik, sekolah ini di bawah kepemimpinan Hendra Massie terus mencetak generasi muda yang berkarisma, cerdas, dan berwawasan luas.
Menanggapi berbagai tuduhan yang menghampiri dirinya, Hendra Massie hanya diam dan mengamini dengan ketabahan. Ia menegaskan sikapnya merujuk pada Firman Tuhan:
“Janganlah kamu menuntut pembalasan sendiri, tetapi berikanlah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan adalah hak-Ku, Akulah yang akan membalasnya, firman Tuhan.” (Roma 12:19)
Terkait isu pelecehan, pihaknya sendiri tetap menghormati hukum dan akan hadir jika dipanggil,
Sementara itu, Kepala Sekolah beserta seluruh warga sekolah menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa fokus utama adalah melayani dan mengembangkan potensi terbaik setiap peserta didik, bukan terpancing oleh narasi yang ingin menggeser tujuan mulia tersebut.
Selamat dan sukses untuk Intania Yohana Fatti! Semoga menjadi teladan dan memotivasi semakin banyak generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat.(***)






