Friday, April 3, 2026

Barangsiapa Makan dan Minum Tanpa Mengakui Tubuh Tuhan, Ia Mendatangkan Hukuman Atas Dirinya, 1 Korintus 11:27-34, MTPJ 3 April 2026 (Khotbah Perjamuan Kudus Jumat Agung)

MTPJ, Komentarnews – Hari ini kita bersama orang Kristen di seluruh dunia, baik di desa maupun di kota, dengan berbagai macam latar belakang kehidupan, bersyukur karena hanya atas perkenanan Tuhan Allah, boleh berada dalam persekutuan ibadah Jumat Agung. Hari ini, kita memperingati sebagai hari kematian Yesus Kristus yang rela menderita disalibkan bahkan mati untuk menebus dosa manusia. Bukan cuma itu saja, kita juga di sini tentu bersyukur kepada Tuhan Allah setelah berada dalam perenungan enam (6) minggu sengsara sebagai bentuk penghayatan atas penderitaan dan kematian Yesus Kristus. Ia harus melewati jalan sengsara, menderita; dipukul kepala-Nya, diludahi, diolok-olok, disalibkan dan mati untuk memberikan kehidupan dan kemenangan bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Jemaat yang dikasihi dan diberkati  Tuhan Yesus,  

Penghayatan minggu-minggu sengsara hendaknya juga menjadi proses bagi kita dengan setia mempersiapkan diri menanti kedatangan-Nya kembali. Sebagai orang yang percaya, janganlah kita menyangkal Dia, tetapi sebaliknya kita harus menyangkal diri kita sendiri. Penyangkalan diri yang hendak dilakukan orang percaya adalah dengan sungguh-sungguh beriman kepada Yesus Kristus dan menjauhi perbuatan dosa. Menyangkal diri berarti menolak semua keinginan daging yakni: Percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. (Galatia 5:19-21a) Tetapi mementingkan kehendak Tuhan Allah, menyerahkan diri sepenuhnya pada Dia dan menerima semua kehendak-Nya dengan diwujudkan dalam tekad, keinginan komitmen, keberanian dan integritas diri. Dengan, Hidup dalam kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23) sebagai hidup yang dipimpin oleh Roh.

Jemaat yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,   

Bagi kita anggota sidi jemaat, perenungan-perenungan tersebut di atas adalah masa persiapan untuk ikut serta dalam Sakramen Perjamuan Kudus saat ini. Sakramen Perjamuan kudus bukanlah perjamuan yang dilakukan orang pada umumnya dengan menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman. Demikian juga dalam hal bagaimana seorang dapat menerima Perjamuan Kudus, Rasul Paulus dalam surat 1 Korintus 11 memuat peraturan-peraturan yang benar tentang bagaimana jemaat melaksanakan perjamuan dan tidak salah dalam menjalankannya. Perjamuan Kudus diadakan sebagai peringatan kematian Yesus Kristus yang menjadi tujuan utama dan terutama. Tubuh Yesus Kristus yang diserahkan dilambangkan dengan roti yang dipecah-pecahkan; dan darah yang dicurahkan yang dilambangkan dengan air anggur. Oleh karena itu perjamuan kudus hanya dapat diterima oleh orang-orang yang telah percaya dan telah hidup baru dalam Yesus Kristus. Mereka yang masih hidup dalam dosa dan tidak percaya kepada pengorbanan-Nya, sepatutnya tidak menerima Sakramen Perjamuan Kudus.

Sakramen Perjamuan Kudus diadakan untuk orang-orang percaya yang hanya mengharapkan keselamatan dari Yesus Kristus. Rasul Paulus dengan sangat tegas mengatakan bahwa di meja perjamuan Tuhan, kita akan makan roti dan minum anggur, yang menjadi tanda dan peringatan bahwa tubuh dan darah Yesus Kristus telah dipecah-pecahkan dan ditumpahkan untuk penebusan sempurna atas segala dosa kita. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Kalau tidak, maka perjamuan kudus hanya menjadi sebuah upacara keagamaan yang tanpa arti dan membawa pada kehancuran hidup. Sebab firman Tuhan mengatakan karena barang siapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya (ayat 28,29).

Jemaat yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,  

Di meja perjamuan ini kita dituntut agar tidak melihat pada roti dan anggur yang kelihatan tetapi mengarahkan hati kita pada Tuhan Allah supaya sesudah itu kita memberitakan tentang perbuatan-Nya yang besar, yang telah menebus kita dari dosa. Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. (1 Korintus 11: 23 – 32) Oleh sebab itu melalui perayaan Sakramen Perjamuan Kudus ini, kita diingatkan akan karya keselamatan Yesus Kristus yang dikaruniakan kepada kita melalui pengorbanan-Nya dikayu salib.

Marilah kita menata kehidupan yang benar, agar setiap hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan Allah, dibaharui untuk menjadi hidup yang kudus, benar dan berkenan kepada-Nya. Selamat merayakan Jumat Agung dan turut serta dalam Sakramen Perjamuan Kudus. Imanuel. Amin

(GMIM/DODOKUGMIM)

:::

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Yesus Kristus Diserahkan Untuk Disalibkan, MTPJ 29 Maret – 06 April 2026 (Minggu Sengsara VI)

MTPJ, KomentarNews - ALASAN PEMILIHAN TEMA Kita hidup di tengah zaman...

Ia Harus Dihukum Mati, MTPJ 22 – 28 Maret 2026 (Minggu Sengsara V)

MTPJ, KOMENTARNEWS -  ALASAN PEMILIHAN TEMA Umumnya, hukuman diberikan untuk menimbulkan...

Berjaga-jagalah dan Berdoalah Supaya Kamu Jangan Jatuh Ke Dalam Pencobaan, MTPJ 15 – 21 Maret 2026 (Minggu Sengsara IV)

MTPJ, KomentarNews - Markus 14:32-42 ALASAN PEMILIHAN TEMA Era disrupsi yang menjadi...

Kembalilah kepada-Ku Sebab Aku Telah Menebus Engkau – MTPJ 8 – 14 Maret 2026 (Minggu Sengsara III)

Manado, KomentarNews - ALASAN PEMILIHAN TEMA Orang Kristen senantiasa bergumul dengan...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com