Nabire, Komentarnews – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyebut keberadaan warga Tionghoa di wilayah tersebut sebagai mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Setda Papua Tengah Viktor Fun menegaskan bahwa keberagaman yang ada di provinsi tersebut merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
“Keberagaman ini adalah kekuatan, dan perbedaan adalah anugerah. Warga Tionghoa menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial di Papua Tengah. Masyarakat Papua Tengah yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya telah hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan, sehingga toleransi dan saling menghormati harus terus diperkuat,” ujar Viktor di Nabire, Sabtu (18/4/2026).
Viktor menjelaskan bahwa kehadiran organisasi Perhimpunan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Papua Tengah diharapkan dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus berkontribusi dalam pembangunan. “Kami berharap PSMTI dapat berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah, baik dalam menjaga harmoni sosial maupun mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Viktor menambahkan bahwa pelestarian budaya juga menjadi bagian penting dalam pembangunan Papua Tengah. Budaya Tionghoa, seperti perayaan Cap Go Meh yang diselenggarakan di Nabire, dinilai tidak hanya memperkuat persatuan sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta menggerakkan pariwisata daerah.
“Budaya bukan sekadar warisan, tetapi juga identitas. Festival Cap Go Meh menjadi ruang ekspresi dan perjumpaan yang mempererat persaudaraan. Kegiatan ini menumbuhkan semangat kebersamaan dan optimisme bahwa Papua Tengah bisa menjadi daerah yang damai, inklusif, dan sejahtera,” ujarnya.
Ketua PSMTI Papua Tengah, Johan Susanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. “Kami sangat berterima kasih atas pengakuan dan kepercayaan ini. PSMTI siap bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga kerukunan dan memajukan Papua Tengah. Kami juga akan terus melestarikan budaya Tionghoa sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia,” ujar Johan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berkomitmen mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, berkeadilan, dan berbudaya sebagai bagian dari visi pembangunan daerah.
(*ANT)

