Cape Canaveral, Komentarnews – Blue Origin milik Jeff Bezos berhasil mendaratkan booster roket New Glenn pertama yang digunakan kembali pada penerbangan ketiga (NG-3), Minggu (19/4/2026), dari Cape Canaveral Space Force Station, Florida. Booster bernama “Never Tell Me The Odds” mendarat tepat di kapal tunda di Atlantik 10 menit setelah peluncuran pukul 07.25 waktu setempat.
CEO Blue Origin David Limp menyatakan bahwa ini adalah tonggak penting menuju visi perusahaan untuk membuat akses luar angkasa lebih mudah dan terjangkau. “New Glenn flagship kami, untuk pertama kalinya, menerbangkan kembali booster yang sudah terbang sebelumnya pada November. Kami menyaingi SpaceX dengan teknologi reusable,” ujar Limp.
Roket setinggi 32 lantai ini membawa satelit AST SpaceMobile, menandai kemajuan dalam kompetisi peluncuran komersial. Pencapaian ini memposisikan Blue Origin untuk menantang dominasi SpaceX, dengan rencana booster reusable hingga 25 kali penerbangan. Sorak sorai memenuhi ruang kendali, termasuk kehadiran Jeff Bezos.
Blue Origin menargetkan setiap booster New Glenn dapat digunakan hingga 25 kali, mirip dengan strategi Falcon 9 milik SpaceX. Keberhasilan ini menjadi langkah konkret Blue Origin untuk bersaing di pasar peluncuran satelit komersial dan pemerintah yang terus berkembang.
Pendiri Blue Origin, Jeff Bezos, yang hadir di ruang kendali, menyampaikan kebanggaannya. “Ini hari yang hebat untuk tim Blue Origin. Kami telah membuktikan bahwa roket reusable bukan hanya milik SpaceX. Persaingan ini baik untuk industri antariksa,” ujar Bezos.
Analis antariksa dari BryceTech, Phil Smith, menilai keberhasilan ini mengubah peta persaingan industri antariksa. “SpaceX selama ini sendirian di kelas roket orbital reusable. Dengan keberhasilan New Glenn, Blue Origin kini menjadi pesaing serius. Ini akan menekan harga peluncuran dan mempercepat inovasi,” ujar Phil.
(*Blue Origin/ *ANT)

