Wednesday, May 13, 2026

Anthropic Rilis Model AI “Terlalu Berbahaya” untuk Publik, Tolak 80% Prompt Jahat, Picu Perdebatan Etika

San Francisco, KomentarNews – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka Silicon Valley, Anthropic, mengumumkan model bahasa besar terbarunya yang diklaim “terlalu berbahaya” untuk dirilis ke publik. Langkah ini memicu perdebatan etika dan regulasi AI generatif, karena model tersebut melebihi batas keselamatan internal meskipun secara teknis mengungguli kompetitor seperti GPT-5.

CEO Anthropic Dario Amodei dalam pernyataan resmi, Minggu (19/4/2026), menyatakan bahwa model yang dijuluki “Claude 3.5 Opus” memiliki potensi bahaya ekstrem. “Model ini punya potensi bahaya ekstrem seperti rekayasa senjata biologis (bioweapon engineering), propaganda massal, dan serangan siber canggih, sehingga kami membatasi akses hanya untuk peneliti terpercaya,” ujar Amodei.

Menurut data internal Anthropic, Claude 3.5 Opus berhasil menolak 80 persen prompt berbahaya, sementara model AI lain rata-rata hanya mampu menolak sekitar 20 persen. Prestasi ini menunjukkan bahwa model tersebut sangat baik dalam memahami niat jahat, namun justru karena kecerdasannya itulah ia dianggap terlalu berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.

Keputusan untuk tidak merilis model ini secara publik merupakan bagian dari komitmen keselamatan Anthropic, yang didukung oleh pendanaan $4 miliar dari Amazon. “Kami lebih memilih untuk tidak merilis model yang sangat kuat jika risikonya belum dapat dimitigasi sepenuhnya,” tambah Amodei.

Namun, langkah Anthropic juga menuai kritik. Sebagian pengamat khawatir bahwa menyimpan model AI “kotak hitam” secara rahasia justru dapat mempercepat perlombaan senjata AI (AI arms race) karena tidak ada transparansi dan pengawasan publik.

Episode BBC Future yang tayang pada 19 April 2026 membahas implikasi dari keputusan Anthropic. Program tersebut mempertanyakan siapa yang berhak mengakses AI paling canggih di dunia dan bagaimana regulasi harus dibentuk untuk mencegah penyalahgunaan.

Pakar AI dari Stanford University, Dr. Percy Liang, menilai bahwa langkah Anthropic mencerminkan dilema mendasar dalam pengembangan AI. “Kita ingin AI yang aman, tetapi jika kita menyimpan model terbaik secara tertutup, kita kehilangan kesempatan untuk menguji dan memperbaikinya secara kolektif. Ini adalah keseimbangan yang sulit,” ujar Liang.

(*BBC Future/ *Anthropic/)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Penjualan Mobil China Turun 7 Bulan Beruntun, Ekspor EV Malah Melonjak 111 Persen

Beijing, KomentarNews - Industri otomotif China sedang mengalami fenomena...

Destinasi “Niche Tourism” China Meledak saat Libur五一, Wisatawan Beralih dari Kota Besar

Beijing, KomentarNews - Tren pariwisata China tengah berubah drastis....

Gedung Putih Mulai Rilis Dokumen UFO yang Ditunggu-tunggu, Trump Tepati Janji Transparansi

Washington DC, KomentarNews - Gedung Putih akan mulai merilis...

Porsche PHK Lebih dari 500 Karyawan, Efisiensi di Tengah Lesunya Pasar China dan Biaya Elektrifikasi

Stuttgart, Komentarnews - Pabrikan mobil mewah asal Jerman, Porsche...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com