Manado, Komentarnews – Memaknai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus SE, menegaskan komitmennya untuk memperhatikan nasib buruh dan pekerja di Sulawesi Utara. Hal ini diungkapkan saat momen perayaan Mayday, Senin (04/05) di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Manado.

Pada kesempatan itu Gubernur YSK menyampaikan bahwa pemerintah provinsi memiliki tekad kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk para buruh.
Ia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara saat ini mencapai 5,66 persen, berada di atas rata-rata nasional.
“Kami sudah mendengar dengan baik aspirasi yang disampaikan. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengurus buruh dan pekerja,” ujarnya.
Gubernur menegaskan bahwa dia bersama Wakil Gubernur terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.
Menurutnya, setiap aspirasi harus diperhatikan, didengar, dan ditindaklanjuti dengan baik.
“Kami tidak alergi dikoreksi. Perhatikan, dengarkan, dan laksanakan apa yang menjadi keluh kesah buruh dan masyarakat Sulut,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mencapai kesejahteraan.
Pemerintah, kata dia, memiliki satu tekad dan satu tujuan, yakni menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
“Saya ingin kita semua sejahtera, saya ingin kita semua bisa bekerja. Setiap aspirasi kami dengar dan kami berusaha menjabarkannya,” tambahnya.
Gubernur juga memastikan bahwa arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam peringatan Hari Buruh di Monas akan dilaksanakan di Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan buruh dan masyarakat secara menyeluruh.
Menariknya dalam orasi enam perwakilan organisasi buruh/pekerja banyak yang memuji kinerja Gubernur Sulut, Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado,
Sebelumnya Lucky Sanger selaku Ketua Panitia May Day Sulut 2026 telah menyampaikan laporan panitia dan ucapan selamat datang oleh Jack Andalangi selaku Sekretaris Panitia May Day. (*)



