Monday, May 11, 2026

Polisi Dalami Peran Dua Santri sebagai “Juru Sedia” Korban untuk Kiai Cabul Pati

Pati, KomentarNews – Kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati oleh pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Kiai Ashari (51), terus diusut tuntas oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati. Terbaru, polisi mengendus adanya peran “orang dalam” yang membantu kelancaran aksi bejat tersebut.

Hasil pendalaman penyidikan mengerucut pada dua santri putra berinisial N dan K. Keduanya diduga memiliki kedekatan khusus dengan Kiai Ashari dan bertugas sebagai “juru sedia” yang mengondisikan korban.

“Hasil pemeriksaan mengerucut, kedua orang ini yang menyiapkan ruangan dan memastikan korban datang ke lokasi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pati, Kompol Muhammad Hasan, kepada awak media di kantornya, Minggu (10/5/2026).

Selain menyiapkan korban, diduga N dan K juga bertugas mengawasi aktivitas di area kamar belakang ponpes, tempat Kiai Ashari biasa melakukan aksinya.

Polisi juga mendalami adanya pihak lain yang membantu melarikan Kiai Ashari. Seorang warga Bekasi yang diamankan diduga berperan sebagai sopir yang membantu tersangka berpindah lokasi selama masa pencarian .

“Kami masih akan dalami apakah sopir tersebut hanya sekedar disuruh atau memang mengetahui latar belakang permasalahan Ashari,” ungkap Hasan.

System rekrutmen korban yang dilakukan Ashari mulai terendus petugas. Polisi menduga Kiai Ashari menggunakan pendekatan pendampingan spiritual dan pelatihan bakat untuk mendekati para santriwati. Dari sanalah pelaku mulai memberikan kepercayaan dan wewenang lebih hingga akhirnya melakukan aksi bejatnya.

Sementara itu, kondisi psikis tersangka Kiai Ashari di Rutan Polresta Pati disebut masih labil. Akibatnya, pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan secara mendalam.

“Hingga saat ini, yang bersangkutan belum bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena psikisnya masih labil,” kata Kasatreskrim, Kompol Muhammad Hasan, Senin (11/5/2026) .

Muhammad Hasan menambahkan, karena kondisi tersangka yang belum stabil, pemeriksaan akan ditunda.

“Jadi belum bisa dilakukan pendalaman karena pemeriksaan akan ditunda karena yang bersangkutan masih kurang sehat mentalnya. Kita akan panggil lagi,” jelasnya .

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan delapan santriwati. Namun belakangan, jumlah korban yang sudah melapor ke polisi meningkat menjadi 12 orang .

Sejak dijadwalkan jadi tersangka pada 28 April lalu, Ashari langsung dibawa ke Mapolresta Pati usai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSJ Amino Gondohutomo, Semarang. Ia terancam dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara .

(tribunnews/detik/cnnindonesia/antara***)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Pemotor Halangi Ambulans di Depok Jadi Tersangka, Terancam 2,5 Tahun Penjara

Depok, KomentarNews - Viral di media sosial aksi seorang...

Polres Jayapura Buka Posko Pengaduan Korban Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, 64 Kendaraan Rusak dan Hilang

Jayapura, KomentarNews - Polres Jayapura membuka posko pelayanan pengaduan...

Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Komnas HAM Temukan 30 Kendaraan Terbakar usai Persipura Kalah

Jayapura, Komentarnews - Kerusuhan meletus di Stadion Lukas Enembe...

Bareskrim Tangkap 321 WNA Sindikat Judi Online di Kantor Hayam Wuruk, Terbanyak dari Vietnam

Jakarta, KomentarNews - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik...

Mantan Dirut Bank Jateng Bebas dari Kasus Kredit Sritex, Hakim: Tidak Ada Intervensi dan Konflik Kepentingan

Semarang, KomentarNews - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com