Jakarta, KomentarNews – Nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menjadi perbincangan hangat warganet. Sebuah video yang memperlihatkan dirinya menegur keras seorang kepala sekolah di Morotai viral di berbagai platform media sosial, Senin (11/5/2026).
Dalam video tersebut, Sherly yang juga istri dari almarhum Benny Laos ini tampak geram dengan kondisi fisik SMAN 1 Morotai Selatan yang dinilainya memprihatinkan.
“Saya tadi tanya Kepala Sekolah, ‘Lapangan bolanya mana? Tidak ada. Aspalnya hancur. Ini anak-anak tidak punya tempat berolahraga!” tegas Sherly dalam rekaman yang diambil saat inspeksi mendadak.
Kekesalan Gubernur semakin menjadi saat ia mendapati jawaban kepala sekolah yang terkesan “asal bunyi” atau asbun. Sherly mengungkapkan bahwa sekolah tersebut menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang cukup besar setiap tahunnya dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Bantuan Operasional Sekolah (BOS) provinsi itu Rp120 juta per tahun untuk satu sekolah. Dua tahun sudah berarti Rp240 juta. Uangnya ke mana? Kenapa lapangan bolanya tidak jadi?,” tanya Sherly dengan nada tinggi di hadapan para guru dan staf sekolah.
Sherly menyoroti kondisi infrastruktur yang buruk. Ia menunjukkan lapangan basket dengan aspal yang sudah mengelupas dan lubang di mana-mana, serta lapangan sepak bola yang hanya berupa tanah tandus tanpa rumput.
“Ini lapangan sudah tidak layak. Anak-anak bisa cedera,” ujarnya.
Buntut dari inspeksi tersebut, Gubernur Sherly Tjoanda menyatakan akan segera mencopot Kepala Sekolah SMAN 1 Morotai Selatan.
“Saya pastikan selesai hari ini. Per hari ini, yang bersangkutan kami ganti,” tukas Sherly dengan tegas, disambut gegap gempita oleh para guru dan masyarakat sekitar yang hadir.
Ia memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah yang baru.
Video Sherly Tjoanda yang tegas dan blak-blakan itu sontak mendapat apresiasi luar biasa dari warganet. Banyak yang memuji keberaniannya dalam mengawal langsung penggunaan anggaran pendidikan di daerah.
“Salut sama Bu Sherly. Tegas dan peduli sama nasib anak-anak daerah,” tulis akun @malutku.
“Ini namanya pemimpin yang turun ke lapangan, bukan cuma duduk di balik meja,” komentar warganet lainnya.
(tribunternate/kompas/bbcindonesia/medcom***)



