Friday, May 15, 2026

Teror untuk Jurnalis! Promosikan Nobar Film “Pesta Babi”, Budi Baskoro Diancam Disiram Air Keras ala Andrie Yunus

Palangka Raya, KomentarNews – Kasus ancaman kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Indonesia. Budi Baskoro (BB), seorang jurnalis di Kalimantan Tengah, menerima ancaman serius via WhatsApp usai mengunggah ajakan nonton bareng (nobar) film dokumenter kontroversial berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” .

Ancaman tersebut dialami BB setelah ia mem-posting flyer nobar di akun TikTok pribadinya, @budibaskoro_, pada Jumat (8/5/2026). Unggahan itu viral dan ditonton lebih dari 50.000 pengguna .

Ancaman itu diterima BB pada Selasa (12/5/2026) malam melalui aplikasi perpesanan. Pengirim pesan yang mengaku-ngaku sebagai “Tim Siber Polri” secara tegas meminta BB untuk menghapus unggahan tentang nobar film “Pesta Babi” .

“Jika tidak menghapus unggahan itu, saya bahkan diancam mengalami kejadian seperti Andrie Yunus, aktivis HAM yang disiram air keras beberapa waktu lalu,” ujar BB saat ditemui Kompas.com di Palangka Raya, Kamis (14/5/2026) .

Awalnya, BB mengira link yang dikirim merupakan upaya phishing atau pencurian data pribadi. Namun, setelah dicek, tautan tersebut langsung mengarah ke unggahannya di media sosial . Tak hanya BB, pesan ancaman serupa juga diterima oleh kerabatnya.

Terlepas dari ancaman yang diterima pasca-acara, kegiatan nobar film “Pesta Babi” sendiri disebut berlangsung lancar dan aman.

Acara yang diselenggarakan di Rumput Liar Slowbar, Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (8/5/2026) itu dihadiri sekitar 60 peserta .

Tuan rumah nobar ini merupakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mardaheka Universitas Antakusuma Pangkalan Bun dan komunitas Lamankita .

Film dokumenter ini disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale, serta diproduksi melalui kolaborasi antara Watchdoc, Ekspedisi Indonesia Baru, Jubi Media, Pusaka Bentala Rakyat, dan Greenpeace Indonesia .

Film ini menggambarkan kritik terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan, yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat adat serta berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM. Direktur Walhi Kalteng, Janang, menyebut film tersebut memberikan gambaran perlawanan masyarakat adat di Papua yang mempertahankan ruang hidupnya .

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan AJI Persiapan Banjarmasin angkat bicara. Mereka mengecam dan mengutuk keras ancaman kekerasan yang dialami anggotanya tersebut .

Ketua AJI Persiapan Banjarmasin, Rendy, menegaskan bahwa film dokumenter tersebut merupakan realita di lapangan dan sebuah karya jurnalisme berkualitas yang setiap orang berhak untuk tahu .

“Ini jelas perbuatan melanggar hukum. Intimidasi atau ancaman-ancaman tertentu terhadap seseorang karena ini jelas perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Rendy .

AJI menilai ancaman ini sebagai upaya pembungkaman kebebasan berekspresi. Mereka berkomitmen untuk mengawal kasus ini dan mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku serta motif di balik ancaman teror ini. Kasus ini bahkan direncanakan akan dilaporkan ke Markas Besar Polri .

Ancaman yang diterima BB merujuk pada kasus penyerangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada 12 Maret 2026 .

Dalam kasus tersebut, Andrie disiram air keras oleh orang tidak dikenal saat melintas di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, mengakibatkan luka bakar di sekujur tubuhnya, termasuk di area mata .

Empat anggota TNI dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI ditetapkan sebagai tersangka, dengan motif yang diungkapkan sebagai “dendam pribadi” terkait aksi Andrie yang menginterupsi rapat di Hotel Fairmont .

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, menilai serangan tersebut merupakan upaya pembunuhan terorganisasi, bukan sekadar kriminal biasa .

 

(kompas/tribunkalteng/bbc/aji****)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

Keluarga Siswi SMAN 1 Pontianak Terima Ancaman Somasi via WA, DPR Tawarkan Beasiswa Kuliah Gratis ke China

Pontianak, KomentarNews - Polemik penilaian Lomba Cerdas Cermat (LCC)...

Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang, Cari Formula Win-Win di Tengah Tekanan Industri

Jakarta, KomentarNews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Viral! Juri Beri Nilai Berbeda untuk Jawaban Sama, MPR Nonaktifkan Dewan Juri dan MC LCC 4 Pilar Kalbar

Jakarta, Komentarnews - Polemik penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat...

Menteri HAM Natalius Pigai: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial, Butuh Keputusan Politik Nasional

Jakarta, KomentarNews - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com