Thursday, April 16, 2026

Polemik Dosen Unpam di KRL: Tudingan Pelecehan Berujung Laporan Balik, Korban Disebut Cabut Laporan

Depok, Komentarnews – Polemik mencuat setelah seorang dosen Universitas Pamulang (Unpam) berinisial FHS  dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pelecehan seksual di dalam KRL Commuter Line rute Jakarta Kota–Nambo. Kasus ini semakin rumit karena FHS juga melaporkan balik pihak yang menuduhnya ke Polres Metro Depok, dan kabar terbaru menyebutkan pelapor telah mencabut laporan .

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 21.01 WIB. Menurut kronologi yang beredar di media sosial, korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat berada di dalam gerbong yang padat penumpang. Korban yang naik dari Stasiun Tebet menuju Cibinong itu merasakan adanya rabaan yang diduga dilakukan oleh FHS, yang disebut naik dari Stasiun Tanjung Barat .

Korban berteriak sehingga menarik perhatian penumpang lain dan petugas keamanan KRL. Terduga pelaku kemudian diamankan dan diturunkan di Stasiun Universitas Indonesia, lalu dibawa ke Polres Metro Depok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut .

Pihak Universitas Pamulang pun angkat bicara. Kabid Humas dan Protokoler Unpam, Muhyiddin Fanda, membenarkan bahwa FHS adalah dosen di kampusnya. Namun, berdasarkan klarifikasi awal yang diterima pihak kampus, belum ditemukan bukti yang mendukung dugaan pelecehan tersebut seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial. Namun, kami masih terus melakukan proses klarifikasi secara utuh,” ujar Muhyiddin .

Di sisi lain, FHS tidak tinggal diam. Ia melaporkan balik pihak yang menuduhnya ke Polres Metro Depok. FHS menilai tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik dan kredibilitasnya sebagai dosen serta berdampak serius bagi dirinya dan keluarga .

“Kita di Polres Metro Depok mengonfirmasi berita yang tidak benar menimpa saya, bahwa saya melakukan pelecehan. Hal ini telah mencemarkan nama baik dan kredibilitas saya,” tegasnya dalam unggahan di media sosial . Kuasa hukum FHS, Dadang Sumarna, menambahkan bahwa langkah hukum ini diambil untuk mengungkap kejadian sebenarnya .

Namun, perkembangan terbaru menyebutkan bahwa kasus ini berakhir damai. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan pernyataan Humas Unpam, pelapor dikabarkan telah mencabut laporannya setelah didampingi orang tua . Dengan demikian, kasus dugaan pelecehan yang sempat menjadi perhatian publik ini tidak berlanjut ke proses hukum lebih lanjut.

Terlepas dari polemik tersebut, KAI Commuter melalui Manager Public Relations Leza Arlan sebelumnya menyatakan sikap tegas. Pihak operator akan memasukkan wajah terduga pelaku ke dalam database CCTV Analytic dan melakukan pemblokiran (blacklist) akses, sehingga yang bersangkutan tidak dapat lagi menggunakan layanan Commuter Line di masa mendatang .

(*Kompas/ *ANT/ *IDN Times)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Sidang Tuntutan Tiga Terdakwa Korupsi Chromebook Digelar Hari Ini, Negara Disebut Rugi Rp2,18 Triliun

Jakarta, Komentarnews – Sebanyak tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan...

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz vs KKB di Yahukimo, Personel dan Kendaraan Taktis Jadi Sasaran

Jayapura, KomentarNews – Kaops Satgas Damai Cartenz Inspektur Jenderal Polisi Faizal...

Psikolog UI: Kasus Pelecehan Verbal di FHUI Alarm bagi Kampus, Kekerasan Seksual Tak Selalu Fisik

Jakarta, KomentarNews – Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra Putranto, menilai...

Akhmad Sobirin Soleh Serahkan Jabatan Kepala Lapas Tondano ke Yulius Jum Hertantono, Plh Kadiv: Barometer Pemasyarakatan Sulut

Tondano KomentarNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano resmi...

KPK Dampingi Dua Direksi WNA Garuda Isi LHKPN, Termasuk Mantan Eksekutif Singapore Airlines

Jakarta, KomentarNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mendampingi dua...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com