Thursday, April 23, 2026

Trump Marahi Reporter di Air Force One, Abaikan Pertanyaan soal Prajurit Tewas di Perang Iran

Washington D.C. KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan ketegangannya dengan media dalam sebuah sesi tanya jawab singkat (gaggle) bersama wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One, Minggu (15/3/2026). Dalam perjalanan menuju Joint Base Andrews, Maryland, Trump terlibat dalam interaksi yang memanas dengan jurnalis ABC News, Mariam Khan, dan mengabaikan pertanyaan mengenai enam prajurit AS yang tewas .

Ketegangan dimulai ketika Khan bertanya tentang etika penggunaan foto Trump menghadiri upacara pemulangan jenazah (dignified transfer) prajurit yang tewas. Foto tersebut digunakan dalam email penggalangan dana oleh komite aksi politik (PAC) milik Trump, Never Surrender PAC .

Ketika ditanya apakah penggunaan gambar tersebut pantas, Trump menjawab, “Ya, saya rasa begitu.” Namun, ia kemudian menjauhkan diri dengan mengatakan, “Saya tidak melihatnya. Maksud saya, seseorang mengirimkannya. Banyak orang yang bekerja untuk kami” .

Setelah Khan memperkenalkan diri sebagai reporter ABC News, Trump langsung melancarkan serangan verbal terhadap jaringannya. “ABC, saya pikir ini mungkin organisasi berita paling korup di planet ini. Saya pikir mereka mengerikan,” ujar Trump .

Ketika Khan mencoba mengajukan pertanyaan lanjutan tentang pengiriman 5.000 personel marinir ke Timur Tengah, Trump merespons dengan nada meremehkan. Ia mendesis “Shhhhhh” dan menambahkan, “Kau orang yang sangat menyebalkan” .

Di akhir sesi, Khan kembali bertanya, “Apakah Anda punya komentar mengenai enam prajurit yang gugur?” Pertanyaan itu merujuk pada enam personel Angkatan Udara yang tewas dalam kecelakaan pesawat di Irak barat pada 12 Maret lalu .

Trump mengabaikan pertanyaan tersebut dengan lambaian tangan, lalu menoleh ke wartawan lain sambil berkata, “Silakan. Siapa lagi?” .

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai keterlibatan AS di Timur Tengah. Saat mendesak negara-negara lain untuk mengirim kapal membantu mengamankan Selat Hormuz, ia berkata, “Kita bisa berargumen bahwa mungkin kita seharusnya tidak perlu berada di sana sama sekali karena kita tidak membutuhkannya” .

“Kita punya banyak minyak. Kita adalah produsen nomor satu di dunia, dua kali lipat dari siapapun,” lanjut Trump. “Kita melakukannya hampir karena kebiasaan, tapi kita juga melakukannya untuk beberapa sekutu yang sangat baik di Timur Tengah” .

Trump juga menyinggung tentang Kuba dalam sesi tanya jawab tersebut. Ia menyebut Kuba sebagai “negara gagal” dan mengindikasikan bahwa sesuatu akan segera terjadi terkait hubungan AS dengan pulau tersebut.

“Mereka sudah menunggu 50 tahun untuk mendengar cerita tentang Kuba ini,” kata Trump, merujuk pada komunitas eksil Kuba di Florida yang menjadi basis pendukungnya .

Hingga konflik Iran-AS memasuki pekan ketiga, setidaknya 13 personel militer AS dilaporkan tewas . Keluarga salah satu korban, Teknisi Sersan Tyler Simmons, menyatakan kepada media bahwa kematian tragis ini seharusnya bisa dihindari .

(*The Independent/ *The Daily Beast/ *NBC News/ *Reuters)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Merck Gelontorkan Rp16 Triliun, Gandeng Google Cloud Percepat Riset Obat Lewat AI

Rahway, KomentarNews – Perusahaan farmasi raksasa Merck & Co mengumumkan kemitraan strategis...

AS Pinjam Teknologi Anti-Drone Ukraina di Timur Tengah, Lebih Murah dan Andal Lawan Shahed Iran

Washington D.C. Komentarnews – Militer Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi...

OpenAI “Kuras” Rp240 Triliun Lewat Kemitraan dengan PE, Siap Monopoli Pasar AI Perusahaan

San Francisco, KomentarNews – Di tengah persaingan sengit di industri...

Inggris dan Prancis Panggil 20 Negara di Northwood, Rencanakan Misi Militer Bersama Buka Selat Hormuz

London, KomentarNews – Inggris dan Prancis akan mengadakan pertemuan para...

John Ternus Resmi Pimpin Apple 1 September, Hadapi Misi Besar: Selamatkan Siri & Balas Gempuran AI Google

Cupertino, KomentarNews – Apple resmi mengumumkan era kepemimpinan barunya. John Ternus,...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com