Washington D.C. KomentarNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan kehormatan seluruh skuad Inter Miami CF di Gedung Putih pada Kamis (5/3/2026) waktu setempat atau Jumat pagi WIB. Kunjungan ini merupakan tradisi tahunan untuk memberikan penghormatan kepada tim juara Major League Soccer (MLS) Cup 2025.
Bintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi, bersama rekan setimnya Luis Suárez, pelatih Javier Mascherano, serta pemilik klub Jorge Mas, hadir dalam acara yang berlangsung di East Room Gedung Putih tersebut. Turut hadir pula pemain bintang lainnya seperti Rodrigo De Paul dan Tadeo Allende, serta Komisaris MLS Don Garber dan bintang baseball legendaris Alex Rodriguez.
Menariknya, Trump mengaku tidak mengetahui bahwa acara penghormatan untuk Messi akan berlangsung hingga putranya, Barron, memberi tahu. “Saya mendapat banyak hal yang sedang terjadi,” canda Trump di hadapan para pemain.
Dalam momen yang penuh kehangatan, Messi yang masuk berdampingan dengan Trump, memberikan hadiah berupa bola sepak berwarna merah muda khas Inter Miami yang dihiasi dengan permata kepada Presiden Trump. Selain bola, rombongan Inter Miami juga menghadiahkan jersey bernomor 47, melambangkan posisi Trump sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat.
“Ini adalah keistimewaan saya untuk mengatakan apa yang belum pernah bisa dikatakan oleh presiden Amerika sebelumnya: Selamat datang di Gedung Putih, Lionel,” ujar Trump dalam sambutannya, sebuah pernyataan yang merujuk pada ketidakhadiran Messi saat mantan Presiden Joe Biden memberinya Presidential Medal of Freedom pada Januari 2025 lalu.
Trump, yang mengaku menyaksikan legenda Brasil Pele bermain di era New York Cosmos, memuji kemampuan Messi. “Saya tidak seharusnya mengatakan ini karena saya sudah tua, tapi saya pernah menyaksikan Pele bermain. Saya tidak tahu, mungkin Anda (Messi) lebih baik dari Pele. Pele memang sangat hebat,” ujarnya.
Presiden Trump juga menyoroti pencapaian Messi yang bergabung dengan Inter Miami pada pertengahan 2023 dan langsung membawa perubahan. “Leo, kamu datang dan kamu menang. Ada lebih banyak tekanan yang menimpamu daripada yang diketahui siapa pun karena kamu memang diharapkan untuk menang,” kata Trump.
Dalam momen ringan, Trump juga melontarkan candaan tentang ketampanan para pemain Inter Miami. Saat melihat Rodrigo De Paul, ia bertanya, “Apakah kalian punya pemain yang jelek? Saya tidak suka pria tampan, membuat Anda tidak merasa nyaman dengan diri sendiri,” canda Trump yang membuat De Paul tersipu.
Jorge Mas, pemilik klub, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesuksesan Inter Miami tidak hanya karena Messi. “Kesuksesan global Inter Miami bukan hanya karena Lionel Messi, tetapi orang-orang yang berdiri di belakang Anda ini telah mengubah budaya sepak bola di Amerika Serikat selamanya. Kita bisa bermain setara dengan tim-tim besar,” ujar Mas bangga.
Inter Miami berhasil meraih gelar MLS Cup pertama mereka setelah mengalahkan Vancouver Whitecaps dengan skor 3-1 di final Desember 2025 lalu. Messi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik liga untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Selain gelar domestik, Trump juga menyoroti kemenangan bersejarah Inter Miami atas Porto asal Portugal di Piala Dunia Antarklub, yang menandai pertama kalinya tim Amerika Utara mengalahkan tim Eropa di kompetisi resmi.
Meskipun acara ini bertema olahraga, Trump menyisipkan beberapa komentar politik, termasuk mengenai operasi militer AS di Iran, situasi di Venezuela, dan kebijakan tarif. Ia membuka acara dengan pernyataan tentang konflik Timur Tengah sebelum beralih ke prestasi tim sepak bola.
“Militer AS, bersama mitra-mitra hebat Israel, terus menghancurkan musuh jauh di depan jadwal,” kata Trump, sementara para pemain Inter Miami berdiri di belakangnya.
Messi, yang dikenal tidak pernah berbicara soal politik, memilih diam selama bagian politik acara tersebut.
Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Messi ke Gedung Putih sejak ia pindah ke Amerika Serikat. Sebelumnya, ia diundang oleh pemerintahan Biden untuk menerima Presidential Medal of Freedom pada Januari 2025, tetapi tidak dapat hadir karena bentrok jadwal.
Setelah upacara, Trump mengajak para pemain dan staf untuk melihat langsung Kantor Oval, yang ia gambarkan sebagai “pusat dunia… terutama sekarang”.
Inter Miami dijadwalkan akan tetap berada di wilayah Washington untuk menghadapi D.C. United pada akhir pekan ini.
(*AP, Reuters, AFP, White House)
