Minut, KOMENTAR NEWS Kegiatan bertajuk ‘Koin Perak Lapis Emas’ di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, “diserbu” warga.
Kegiatan yang dipusatkan di jaga VI, Rabu (18/3/2026) ini, dibuka Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara (Minut), Simpresli M. Tapada, yang mewakili Bupati Joune J. E. Ganda.

“Kegiatan ini kita gilir di sepuluh kecamatan, di mana untuk hari ini giliran masyarakat di Kecamatan Kalawat yang kita layani, dengan harapan masyarakat boleh dimudahkan dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang sudah disubsidi,” kata Tapada.
Ia mencontohkan harga beras yang normalnya Rp75.000, tapi lewat kegiatan Kios Inflasi Perdagangan Antar Kecamatan Layani Pembeli Sembako Masyarakat atau ‘Koin Perak Lapis Emas’ ini, hanya dijual Rp44.500 per karung (5 kilogram).
“Bukan hanya beras, semua bahan pokok yang kita jual di kegiatan ini harganya telah disubsidi dengan besaran subsidi bervariasi,” ujarnya sembari menyebutkan besaran subsidi hingga lebih dari 40 persen.
Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan ini, stok bahan pokok di Kecamatan Kalawat tetap terjaga, dan bisa diperoleh masyarakat dengan harga yang lebih murah.
“Besar harapan kami, lebih banyak masyarakat di Minahasa Utara boleh menikmati program subsidi pemerintah daerah,” kuncinya.
Berikut Bahan Pokok serta Harga Jual:
-
Beras Premium Rp44.500
-
Minyak Goreng 12.000
-
Telur Ayam Rp53.000
-
Gula Pasir Rp9.300
-
Tepung Terigu Rp6.500
-
Cabai Rawit Rp60.000
-
Bawang Merah Rp40.000
-
Bawang Putih Rp34.000
-
Daging Ayam Rp30.000
