Monday, August 10, 2026

Trump Hapus Tradisi 165 Tahun, Tanda Tangan Presiden Akan Muncul di Uang Kertas Dolar AS

Washington D.C.Komentarnews – Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa tanda tangan Presiden Donald Trump akan muncul di uang kertas dolar AS, menggantikan tanda tangan Bendahara (Treasurer) dan mengakhiri tradisi yang telah berlangsung selama 165 tahun. Mulai musim panas tahun ini, uang kertas AS akan menampilkan tanda tangan Trump bersama tanda tangan Menteri Keuangan Scott Bessent.

Keputusan ini menghapus tanda tangan Treasurer untuk pertama kalinya sejak era Perang Saudara. Sejak abad ke-19, uang kertas AS secara tradisional ditandatangani oleh Menteri Keuangan dan Bendahara Amerika Serikat.

Langkah ini dilakukan untuk menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada tahun 2026. Dengan perubahan ini, Trump menjadi presiden pertama yang tanda tangannya tercetak di uang kertas AS saat masih menjabat.

“Perubahan ini menandai momen bersejarah bagi mata uang kita. Tidak ada yang lebih kuat daripada melihat tanda tangan Presiden Trump pada dolar yang menjadi simbol dominasi ekonomi Amerika,” ujar Menteri Keuangan Scott Bessent dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (26/3/2026), seperti dikutip Reuters.

Bessent menyebut perubahan ini sebagai cara “paling kuat” untuk mengakui pencapaian ekonomi AS dan “dominasi dolar yang bertahan lama” di bawah masa jabatan kedua Trump.

Meskipun tanda tangan berubah, desain utama uang kertas, termasuk gambar para pendiri bangsa seperti George Washington, Abraham Lincoln, dan Alexander Hamilton, akan tetap dipertahankan. Biro Ukiran dan Percetakan AS (Bureau of Engraving and Printing) telah mulai mempersiapkan proses produksi untuk uang kertas seri baru ini.

Tanda tangan Trump akan dicetak di sisi kanan uang kertas, sementara tanda tangan Bessent di sisi kiri—posisi yang sebelumnya ditempati oleh tanda tangan Menteri Keuangan dan Bendahara secara berurutan.

Sejak tahun 1862, uang kertas AS selalu memuat tanda tangan Menteri Keuangan dan Bendahara. Tradisi ini dimulai selama Perang Saudara ketika pemerintah federal pertama kali menerbitkan uang kertas kertas (greenbacks). Keputusan untuk menghapus tanda tangan Bendahara kali ini menjadi perubahan paling signifikan dalam desain uang kertas dalam lebih dari satu abad.

Langkah ini menuai beragam reaksi. Sejarawan mata uang David Ganz dari American Numismatic Association menyatakan bahwa perubahan ini “luar biasa” karena mematahkan tradisi panjang. “Selama lebih dari 160 tahun, tanda tangan Bendahara selalu hadir di setiap uang kertas. Menghapusnya adalah keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya kepada AP.

Sementara itu, beberapa kritikus menilai langkah ini sebagai upaya menempatkan Trump secara simbolis di pusat kehidupan ekonomi Amerika dengan cara yang belum pernah dilakukan presiden sebelumnya.

(*Reuters/ *AP/ *The Wall Street Journal)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

PLT SEKRETARIS DPRD MINAHASA RESMI TERSANGKA! DUGAAN KORUPSI PROYEK...

TONDANO – Kejaksaan Negeri Minahasa resmi menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan rehabilitasi...

“JANJI MANIS TAK CUKUP!” SERIKAT PEKERJA PLN BAKAL BAWA...

MANADO – Suara tegas Serikat Pekerja DPD PT PLN UID Suluttenggo mengguncang kompleks perkantoran setempat. Ratusan pekerja...

Trump Umumkan Blokade Iran di Selat Hormuz dan Pungutan...

Washington DC, Komentarnews – Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Presiden...

More

Recomended