Friday, April 17, 2026

Menko Yusril: AI dalam Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Hukum dan HAM, Bukan Gantikan Peran Manusia

Denpasar, Komentarnews – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam penegakan hukum harus tetap berlandaskan prinsip negara hukum, demokrasi, dan perlindungan hak asasi manusia. Revolusi digital dan AI, menurutnya, tidak hanya soal kemajuan teknologi, tetapi juga menyangkut aspek fundamental seperti keadilan, kekuasaan, dan arah peradaban bangsa.

“Perkembangan teknologi yang sangat cepat kerap melampaui kesiapan hukum dan institusi. Ketika teknologi mulai memengaruhi keputusan yang berdampak pada kebebasan individu dan hak-hak warga negara, maka teknologi tidak lagi netral, namun masuk ke dalam inti persoalan hukum dan etika,” kata Yusril saat memberikan kuliah umum di Universitas Mahasaraswati, Denpasar, Bali, Rabu (15/4/2026), dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Yusril menjelaskan bahwa pemanfaatan AI memiliki peluang besar dalam mendukung penegakan hukum, antara lain dalam pengelolaan administrasi perkara, analisis bukti digital, deteksi dini kejahatan, peningkatan akses layanan hukum, hingga penguatan sistem keimigrasian dan pemasyarakatan.

Kendati demikian, di balik peluang tersebut, Yusril mengingatkan terdapat berbagai risiko yang perlu diantisipasi, seperti bias algoritma, kurangnya transparansi sistem, pelanggaran privasi, hingga potensi hilangnya akuntabilitas. “Mesin tidak memiliki rasa moral. Keadilan tidak hanya lahir dari pengolahan data, tetapi dari pertimbangan etika dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Yusril menyampaikan pentingnya pembangunan kerangka hukum yang komprehensif, penguatan tata kelola data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan yang ketat terhadap penggunaan AI di sektor hukum. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab sosial.

“Kita harus memastikan bahwa teknologi memperkuat keadilan, bukan menggesernya. Pilihan kita bukan antara menerima atau menolak teknologi, melainkan apakah kita mampu mengarahkannya dengan nalar, hukum, dan kebijaksanaan,” ucap Yusril.

Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, Prof. I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, menyampaikan bahwa generasi muda saat ini semakin akrab dengan teknologi digital dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Namun, ia mengingatkan adanya tantangan serius terkait etika dan keamanan data. “Jika dahulu ada ungkapan ‘mulutmu adalah harimaumu’, maka saat ini dapat dikatakan bahwa ‘jarimu adalah harimaumu’,” ujar Prof. I Ketut, seraya mengimbau mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan teknologi digital.

Ketua Yayasan P.R. Saraswati Pusat Denpasar, Tjok Istri Sri Ramaswati, mengapresiasi kehadiran Menko Yusril yang dinilai memberikan wawasan strategis dan relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi era kecerdasan buatan.

Kuliah umum tersebut bertajuk “Revolusi Digital dan Artificial Intelligence dalam Penegakan Hukum di Indonesia: Peluang dan Tantangan” . Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran Kemenko Kumham Imipas, pimpinan universitas, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait di Bali.

(*Kemenko Kumham Imipas/ *ANTARA)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Suap Rp1,5 Miliar dari Kasus Nikel PT TSHI

Jakarta, KomentarNews – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery...

Sidang Tuntutan Tiga Terdakwa Korupsi Chromebook Digelar Hari Ini, Negara Disebut Rugi Rp2,18 Triliun

Jakarta, Komentarnews – Sebanyak tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan...

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz vs KKB di Yahukimo, Personel dan Kendaraan Taktis Jadi Sasaran

Jayapura, KomentarNews – Kaops Satgas Damai Cartenz Inspektur Jenderal Polisi Faizal...

Psikolog UI: Kasus Pelecehan Verbal di FHUI Alarm bagi Kampus, Kekerasan Seksual Tak Selalu Fisik

Jakarta, KomentarNews – Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra Putranto, menilai...

Akhmad Sobirin Soleh Serahkan Jabatan Kepala Lapas Tondano ke Yulius Jum Hertantono, Plh Kadiv: Barometer Pemasyarakatan Sulut

Tondano KomentarNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano resmi...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com