Minut, KOMENTAR NEWS Kabupaten Minahasa Utara (Minut), menjadi satu di antara empat kabupaten kota di Indonesia yang menggelar kegiatan pelatihan Skrining Penyakit Rheumatic Heart Disease (RHD).
Dan secara khusus di Sulawesi Utara (Sulut), Kabupaten Minut menjadi satu-satunya yang menggelar kegiatan yang sangat strategis ini.
Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Minut, Kristi K. Arina, saat ditemui di sela-sela kegiatan pelatihan yang dipusatkan di RS GMIM Tonsea, Senin (27/4/2026).
“Hari ini kita melaksanakan pelatihan skrining Penyakit Rheumatic Heart Disease, di mana pesertanya adalah para tenaga medis utusan dari Puskesmas serta rumah sakit yang ada di Minut,” kata Arina.
Dikatakannya lagi, pelatihan ini merupakan langkah awal menuju kegiatan skrining serentak yang direncanakan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti.
“Setelah pelatihan, kita akan langsung action di lapangan, dengan target kurang lebih dua ribu anak usia tujuh hingga dua belas tahun yang akan kita skrining,” ujarnya Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Minut ini.
Lanjut dikatakannya, skrining terhadap para pelajar ini merupakan upaya deteksi dini terhadap penyakit RHD atau yang akrab dengan istilah kerusakan pada katub jantung.
Ia berharap, dengan adanya pelatihan ini, para medis akan mendapat tambahan pengetahuan untuk selanjutnya boleh dipakai melindungi anak-anak di bumi Klabat dari ancaman kerusakan pada katub jantung.
Sementara itu, Bupati Joune J. E. Ganda melalui Kepala Dinas Kesehatan, Allan Mingkid, mengapresiasi program yang digagas YJI Cabang Minut ini. Oleh karena itu ia berharap para peserta dapat memaksimalkan kesempatan yang baik ini.
“Besar harapan saya, lewat pelatihan ini para peserta boleh mengimplementasikan dengan sebaik mungkin,” harapnya.
Sekadar diketahui, bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah instruktur dari YJI pusat.
Sementara itu, turut hadir di kegiatan ini antaranya: dr. Asmoko Resta Permana, Sp.JP, Subsp. K.Ped. P.J.B (K), FIHA (Bidang Medis YJI Pusat), Taufik Hidayat. S. Sos (Bidang Preventif YJI Pusat), dr Muhammad Farhan (Analis Expert), Para Teknisi TKV Pusat serta Perwakilan Philips Indonesia.
Termasuk dr Harold Sepang (Kapus Tinongko), dr Yusuf Nainggolan (Kapus Tatelu) dan dr Theresia Tiow (Kapus Kauditan). (ein)