MINUT, KOMENTAR NEWS Tidak bisa dipungkiri jika mutu pendidikan ikut mempengaruhi perkembangan serta kemajuan suatu daerah.
Nah, berkaca dari pemahaman ini, Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune J. E. Ganda, memberikan pelatihan bertajuk ‘Transformasi Pendidikan’ kepada ratusan guru di Minut selama 5 hari yakni 18-22 Mei, dipusatkan di Auditorium BPMP Sulut.
“Pendidikan merupakan motor penggerak angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Oleh karena itu, transformasi ini memerlukan pergeseran paradigma, dari sekadar rutinitas administratif menuju perencanaan berbasis data,” kata Asisten III Bidang Administrasi Umum, Jossy C. Kawengian, mengutip sambutan tertulis Bupati JG, Senin (18/6/2026).
Disebutkannya lagi, peningkatan kualitas literasi dan numerasi bukanlah tugas satu instansi saja, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif semua jajaran pemerintah daerah.
Itulah sebabnya, sambung dia, saat ini ada beberapa instansi yang turut dilibatkan.
“Misalnya, Bappeda memastikan alignmen program dengan dokumen perencanaan daerah. Sementara Inspektorat mengawal akuntabilitas penggunaan dana BOS dan efektivitas program. Demikian juga dengan BKAD, mempunyai peran memastikan penganggaran kegiatan terakomodasi dengan baik dalam APBD,” sebutnya.
Maka dari itu, ia berharap keterlibatan bersama ini akan melahirkan sinergitas antar instansi.
“Paling pokok tentunya diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang langsung bermanfaat di ruang kelas, di mana siswa tidak hanya membaca atau berhitung dengan cepat, tetapi juga mampu berpikir kritis dan menyelesaikan masalah sehari-hari,” kuncinya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Jofieta N. Supit, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kompetensi kebijakan bagi para praktisi pendidikan.
“Sebagaimana harapan Pak Bupati, melalui kegiatan ini, kepala sekolah dan guru tidak hanya mampu menguasai pengetahuan, tetapi juga menerapkannya dengan efektif, sehingga kualitas literasi dan numerasi siswa akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Sekadar diketahui, peserta kegiatan ini berjumlah 548 orang yang terdiri dari 19 orang utusan TK, 382 orang dari SD, dan 147 orang dari SMP.
Adapun narasumber kegiatan yang tercetus lewat kerjasama Pemkab Minut dan BPMP Sulut ini di antaranya adalah Sekretaris Daerah, Novly G. Wowiling, Inspektur, Steven Tuwaidan serta Widyaprada dari BPMP Provinsi Sulut. (ein)