Tuesday, May 19, 2026

IHSG Berhasil Zona Hijau di Tengah Badai, Sektor Kesehatan Pimpin Penguatan 2,27 Persen

Setelah dibuka melemah 0,29%, IHSG berbalik arah ke 6.604 di 15 menit pertama perdagangan Selasa (19/5/2026)

Jakarta, KomentarNews – Pasar saham Indonesia menunjukkan tanda-tanda konsolidasi di tengah tekanan yang berlangsung lima hari berturut-turut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membukukan kenaikan tipis pada perdagangan sesi I, Selasa (19/5/2026) pagi, meskipun sempat dibuka di zona merah .

IHSG menguat 0,08 persen atau 5,287 poin ke level 6.604 pada 15 menit pertama perdagangan. Indeks bergerak di rentang 6.560 hingga 6.613 pada awal sesi .

Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 0,29 persen atau 19 poin ke level 6.580 pada pukul 09.00 WIB . Tekanan awal ini melanjutkan tren bearish yang sudah berlangsung selama lima hari perdagangan berturut-turut .

Namun, sentimen positif dari dalam dan luar negeri perlahan mendorong indeks berbalik arah ke zona hijau.

Pergerakan indeks sektoral didominasi penguatan. Sektor kesehatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,27 persen, diikuti sektor teknologi yang menguat 0,94 persen .

Beberapa sektor lain juga ikut menguat:

  • Sektor barang konsumen primer: naik 0,89%

  • Sektor industri: bertambah 0,34%

  • Sektor properti: naik 0,29%

Sementara itu, enam sektor lainnya masih berada di zona merah. Sektor infrastruktur tercatat melemah paling dalam hingga 0,84 persen .

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 354 saham menguat, 192 saham melemah, dan 160 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.549 triliun .

Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp342,34 miliar dengan volume perdagangan 5,12 juta lot saham dan frekuensi transaksi sebanyak 54,02 ribu kali pada awal sesi .

Salah satu faktor yang menopang pasar adalah meredanya harga minyak dunia setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda serangan militer yang sebelumnya dijadwalkan terhadap Iran .

Trump dalam unggahan di Truth Social mengatakan para pemimpin militer AS telah diminta membatalkan “serangan terjadwal terhadap Iran”. Keputusan ini diambil setelah adanya permintaan dari pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab .

Trump menyebut kesepakatan masih mungkin dicapai dan akan dapat diterima oleh AS maupun negara-negara Timur Tengah, termasuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Meski demikian, Trump menegaskan pihak militer tetap diminta bersiap melancarkan serangan skala besar sewaktu-waktu apabila tidak tercapai kesepakatan yang memadai dengan Iran. Kondisi ini membuat pasar masih berhati-hati terhadap potensi eskalasi lanjutan .

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni tercatat turun 1,27 persen ke level US107,28perbarel,sementaraminyakmentahBrentkontrakJulimelemah2,67persenkeposisiUS109,11 per barel .

Sejalan dengan itu, bursa saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada perdagangan Selasa. Pelaku pasar menilai penundaan serangan AS dapat mengurangi risiko eskalasi konflik di Timur Tengah yang selama beberapa bulan terakhir membebani sentimen global .

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,68 persen, Topix menguat 1,16 persen, dan ASX Australia naik 1,08 persen pada awal perdagangan .

Di tengah penguatan IHSG, pelaku pasar masih mencermati potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Nilai tukar rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp17.655-Rp17.681 per dolar AS memunculkan spekulasi bahwa BI berpeluang menaikkan BI Rate dari 4,75 persen menjadi 5,00 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19-20 Mei 2026 .

Analis Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, mengatakan pelemahan rupiah menyebabkan terjadinya spekulasi kuat di pasar bahwa Bank Indonesia berpeluang besar menaikkan suku bunga acuan demi mengintervensi pelemahan rupiah .

“Bila direspons positif, (kenaikan BI Rate) bisa menahan kejatuhan indeks lebih dalam,” ucapnya .

Selain tekanan rupiah, pergerakan IHSG pada hari ini juga diwarnai oleh sikap antisipatif investor terhadap sentimen rebalancing indeks global seperti MSCI dan FTSE yang akan berdampak pada perubahan komposisi saham dalam indeks global .

(beritasatu/cnbcindonesia/kontan**/kabarbursa**/tribun*)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Menkeu Purbaya Balas Kritik The Economist: Fiskal Kita Aman,...

Majalah Inggris ramalkan RI di ambang krisis, soroti program MBG dan koperasi desa. Purbaya: Itu tidak tepat,...

Gaji ke-13 ASN Mulai Dicairkan Juni 2026, Ini Rincian...

Jakarta, KomentarNews - Kabar gembira bagi aparatur sipil negara (ASN) dan para pensiunan. Pemerintah memastikan gaji ke-13...

Viral Menkeu Purbaya Usir Investor Asing, Kemenkeu Pastikan Itu...

Jakarta, KomentarNews - Sebuah kabar bohong alias hoaks mencuat di media sosial TikTok belakangan ini. Informasi tersebut...