Tuesday, June 23, 2026

Amankan Wilayah Dari Pusat Kendali, Presiden Instruksi Gubernur Standby di Manado

Sulut, Komentar-News.com – Heboh soal Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang tak terlihat dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Pulau Miangas, akhirnya mendapat jawaban pedas. Bukan karena hubungan renggang atau pembangkangan, melainkan karena patuh pada “perintah diam” dari Istana.

Ketua Armak Calvin Castro angkat bicara. Ia menyayangkan publik yang disebutnya nyiyir dan memaksakan logika seremonial di tengah urusan keamanan nasional.

“Ada pemberitahuan resmi dari Seskab Teddy Indrawijaya. Instruksi Presiden kepada Gubernur dan Forkopimda jelas, tetap di Manado. Tugas mereka mengamankan wilayah dari pusat kendali, bukan foto-foto di perbatasan,” tegas Calvin kepada wartawan, Senin (11/5/2026), seraya menegaskan bahwa bukan hanya Gubernur yang tak hadir tapi Forkopimda.

Menurut Calvin, banyak pihak yang dengan sengaja memelintir situasi. Mereka seolah ingin membangun narasi bahwa Gubernur Yulius dan Presiden Prabowo tidak akur.

“Ini aneh. Forkopimda juga tidak hadir karena instruksi yang sama. Kok yang disorot cuma gubernur? Jangan bawa-bawa urusan pribadi ke ranah komando negara,” ujarnya dengan nada sinis.

Calvin menjelaskan, Sulawesi Utara adalah provinsi perbatasan dengan posisi sangat strategis. Jalur laut internasional, mobilitas lintas batas, hingga potensi gangguan keamanan menjadi alasan utama kenapa gubernur dan Forkopimda diperintahkan standby di Manado.

“Dalam tradisi militer dan pemerintahan, pemimpin sejati tidak diukur dari seberapa sering muncul di samping presiden. Tapi dari disiplin menjalankan instruksi secara presisi. Pak Gubernur itu purnawirawan TNI. Beliau paham betul sistem komando,” tegasnya.

Calvin bahkan melempar sindiran balik kepada pihak-pihak yang gencar mengkritik.

“Mereka yang terlalu sibuk ingin terlihat dekat presiden, justru lupa tugas pokok menjaga wilayah. Jangan rusak sistem keamanan negara hanya demi pencitraan di depan kamera.”

Dengan pernyataan ini, Calvin berharap publik tak mudah terprovokasi. Sebab menurutnya, ketidakhadiran di Miangas justru bukti kepatuhan total, bukan pembangkangan.

“Yang tidak hadir karena perintah presiden. Masalah selesai. Tidak ada drama,” pungkasnya.(roma)

 

 

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

Gresty Masie Pimpin Srikandi Jaga Desa Abpednas Sulut

Sulut, KomentarNews - Organisasi sayap Abpednas (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) yakni Srikandi Abpednas Jaga Desa Sulut,...

Kolam Renang Ranowangun Direvitalisasi! Berstandar Internasional, Didanai Awal Dari...

SULUT, KOMENTAR-NEWS.COM– Kabar gembira sekaligus membanggakan hadir untuk warga Sulawesi Utara. Kolam Renang Ranowangun, aset olahraga legendaris...

Apriano Ade Saerang Dilantik Pimpin Hanura Sulut Periode 2026–2031:...

MANADO, KOMENTAR-NEWS.COM – Suasana hangat, akrab, dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti prosesi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah...

More

Recomended