Saturday, April 18, 2026

Harga Pertamax Turbo Cs Resmi Meroket, Bahlil: Itu BBM Orang Kaya, Ikut Pasar!

Magelang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis nonsubsidi seperti Pertamax Turbo dinilai mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku. Pemerintah menegaskan bahwa pengaturan harga hanya diberlakukan pada BBM bersubsidi, sementara BBM untuk kebutuhan industri dan kalangan mampu menyesuaikan harga pasar.

“BBM dengan nilai oktan tinggi seperti RON 98 atau Pertamax Turbo tidak termasuk dalam kategori subsidi. Jenis BBM ini umumnya digunakan oleh konsumen dari kalangan mampu, sehingga pergerakan harganya mengikuti dinamika pasar global,” kata Bahlil usai menjadi narasumber pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang, Sabtu (18/4/2026).

Daftar Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026:

Jenis BBM Harga Sebelumnya Harga Baru Kenaikan
Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.100/liter Rp19.400/liter +Rp6.300
Dexlite (CN 51) Rp14.200/liter Rp23.600/liter +Rp9.400
Pertamina Dex (CN 53) Rp14.500/liter Rp23.900/liter +Rp9.400

Bahlil menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri ESDM tahun 2022, BBM dengan nilai oktan tinggi seperti RON 98 tidak termasuk dalam kategori subsidi. Selain itu, bahan bakar jenis solar dengan cetane number (CN) 51 juga dikategorikan sebagai BBM non-subsidi yang diperuntukkan bagi sektor industri dan pengguna dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi.

Terkait potensi eksplorasi migas, Bahlil menuturkan bahwa prosesnya tetap mengikuti mekanisme yang berlaku. Kegiatan eksplorasi diawali melalui proses tender wilayah kerja (blok migas). Setelah perusahaan memenangkan tender, barulah dapat melanjutkan ke tahap eksplorasi untuk mengetahui potensi sumber daya yang tersedia. Pemerintah memastikan seluruh proses tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi guna menjaga keberlanjutan sektor energi nasional.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Fahmy Radhi, menilai bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi adalah konsekuensi logis dari fluktuasi harga minyak dunia. “Pertamax Turbo dan Dexlite memang tidak disubsidi, sehingga wajar harganya naik. Namun, yang perlu diwaspadai adalah dampak tidak langsungnya terhadap inflasi, karena sektor industri dan logistik sangat bergantung pada solar bersubsidi dan nonsubsidi. Kenaikan ini bisa menekan biaya produksi,” ujar Fahmy.

(*Kementerian ESDM/ *ANT)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Jusuf Kalla Minta Maaf Baru Bisa Klarifikasi soal Ceramah UGM: “Saya Subuh Tadi Pulang dari Jepang”

Jakarta, KomentarNews – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla...

BGN: Semir dan Sikat Sepatu Bagian Fasilitas SPPI, Total Pengadaan Rp1,57 Miliar untuk 30.299 Peserta

Jakarta, KomentarNews – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan bahwa...

PDIP: Dukungan Indonesia untuk Palestina Bukan Sekadar Emosional, Tapi Amanat Konstitusi dan Dasasila Bandung

Jakarta, KomentarNews – DPP PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungan Indonesia...

Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia karena Serangan Jantung, Ketua Umum: “Kami Kehilangan Kader Terbaik”

Jakarta, KomentarNews – Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Zulmansyah Sekedang tutup...

BMKG: Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Daerah, Aceh hingga Sulawesi Barat Berpotensi Petir

Jakarta, Komentarnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com