Friday, April 24, 2026

PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

JAKARTA KomentarNews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik dalam revisi Undang-Undang Hak Cipta yang saat ini tengah bergulir.

Hal tersebut disampaikan dalam forum penyerahan pokok-pokok pikiran Dewan Pers kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4).

Dalam kegiatan itu, PWI Pusat diwakili Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Aat Surya Safaat, yang hadir bersama unsur konstituen Dewan Pers lainnya.

PWI menilai, penguatan regulasi hak cipta terhadap karya jurnalistik menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan ekosistem media digital yang semakin kompleks. Perlindungan tersebut dinilai penting tidak hanya untuk menjamin hak ekonomi dan moral wartawan, tetapi juga menjaga kualitas dan integritas produk jurnalistik.

Forum tersebut diawali dengan penyerahan dokumen pemikiran oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang menekankan bahwa karya jurnalistik memiliki nilai strategis bagi publik dan kehidupan demokrasi.

Diskusi yang menyusul penyerahan dokumen itu turut menghadirkan Menteri Hukum dan Ketua Dewan Pers, dengan moderator anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Selain PWI, sejumlah organisasi pers dan perusahaan media juga hadir, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen, Pewarta Foto Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Asosiasi Media Siber Indonesia, serta Serikat Perusahaan Pers.

PWI memandang, revisi UU Hak Cipta harus mampu menjawab tantangan maraknya pelanggaran penggunaan karya jurnalistik di ruang digital tanpa izin, yang selama ini merugikan wartawan dan perusahaan pers.

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan dukungannya terhadap penguatan perlindungan karya jurnalistik dalam regulasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan industri media sekaligus menjamin hak publik atas informasi yang berkualitas.

Bagi PWI, momentum revisi Undang-Undang Hak Cipta menjadi peluang strategis untuk mempertegas posisi karya jurnalistik sebagai produk intelektual yang wajib dilindungi secara hukum dalam sistem nasional.

 

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

Jakarta Padamkan Lampu Serentak 3 Kali di 2026: 25 April, 13 Juni, 26 September, Monas-Bundaran HI Ikut Gelap

Jakarta, KomentarNews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman...

KPK Usul Ketua Umum Parpol Cukup Dua Periode, Cegah Politik Biaya Tinggi dan Korupsi

Jakarta, KomentarNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan usulan terkait...

200.000 Buruh Gelombang Monas 1 Mei, Prabowo Hadir Langsung: May Day 2026 Jadi Ujian Keadilan Buruh

Jakarta, KomentarNews – Hari Buruh Internasional atau May Day pada...

Dewi Asmara: Daerah Kepulauan di Sulut Butuh Perhatian Khusus Pusat, Perjalanan 3 Hari 3 Malam Jadi Kendala

SULUT, Komentarnews – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara meminta...

Gibran Sebut Jusuf Kalla Idolanya: “Beliau Senior, Mentor, dan Teladan untuk Kita Semua”

Sorong – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memandang Wakil Presiden...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com