Friday, May 22, 2026

Prabowo Peringatkan Jajarannya di Depan DPR: Jangan Peres Pengusaha, Izin di Malaysia 2 Minggu, Kita 2 Tahun Memalukan!

Jakarta, KomentarNews – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap iklim bisnis dan nasib perusahaan swasta di Indonesia. Dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5/2026), ia memerintahkan jajarannya untuk tidak mempersulit para pengusaha.

Saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, Prabowo menekankan pentingnya peran swasta yang sehat dalam perekonomian nasional.

“Jadi kita tidak boleh merasa bahwa negara akan berbuat semua, kita ingin justru menumbuhkan peran swasta yang lebih besar. Besar tapi benar, jangan besar tapi tidak benar,” ujar Prabowo di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta Pusat.

Prabowo membandingkan kecepatan perizinan di Indonesia dengan negara tetangga. Ia mengaku malu dengan lamanya proses birokrasi yang harus dilalui para pengusaha di Tanah Air.

“Jangan pengusaha diperes terus, jangan pengusaha diganggu. Kalau Malaysia bisa bikin izin dua minggu, kenapa kita dua tahun. Memalukan,” tegas Presiden.

Ia juga menyoroti efisiensi pelayanan publik di Singapura yang jauh lebih cepat dibandingkan Indonesia. Pernyataan ini disambut tepuk tangan dan anggukan dari para anggota dewan yang hadir.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo memerintahkan seluruh jajaran menteri, kepala badan, dan pemimpin lembaga negara untuk segera mengambil inisiatif membersihkan birokrasi dari praktik pungutan liar (pungli) serta korupsi yang menghambat jalannya perekonomian nasional.

“Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, bukan untuk mempersulit. Yang menghambat investasi, yang memperlambat izin, harus kita benahi,” ujar Prabowo.

Menurutnya, birokrasi yang rumit dan berbelit hanya akan mengusir investor dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Presiden secara khusus memerintahkan para menteri untuk membuat mekanisme perizinan yang sederhana, transparan, dan cepat. Ia mengingatkan bahwa pengusaha adalah mitra pemerintah dalam membangun ekonomi nasional.

“Kita ingin pengusaha tumbuh besar, tapi besar yang benar. Jangan sampai mereka diperas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

(bisnis/kompas/antara)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

BREAKING: Trump Teken Aturan Baru, Pemerintah AS Bakal Awasi...

Washington DC, Komentarnews - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan segera menandatangani sebuah Executive Order (EO) baru...

IHSG Anjlok 3,54% Imbas Kebijakan Ekspor SDA, Saham Grup...

Jakarta, KomentarNews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan berat pada perdagangan...

Prabowo Terbitkan PP Ekspor SDA, BUMN Jadi Eksportir Tunggal,...

Jakarta, Komentarnews - Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber...

More

Recomended