Srinagar, KomentarNews – Sedikitnya 21 orang tewas dan 61 lainnya terluka ketika sebuah bus yang kelebihan penumpang keluar jalur dan terjun ke lereng di Distrik Udhampur, wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India, pada Senin (20/4/2026). Bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Ramnagar ke Udhampur ketika sopir kehilangan kendali saat berbelok tajam di dekat desa Kagort sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Bus itu terjun sekitar 21 meter, menghantam sebuah becak bermotor sebelum terbalik. Pengendara becak bermotor tersebut juga terluka dalam insiden itu.
Polisi setempat mengonfirmasi bahwa bus dalam kondisi kelebihan penumpang dan sopir diduga kehilangan kendali saat melewati tikungan tajam. Tim penyelamat sempat kesulitan menjangkau lokasi karena medan yang berat.
Menteri Persatuan India Jitendra Singh, yang juga mewakili daerah pemilihan Udhampur, mengonfirmasi jumlah korban jiwa. Ia mengatakan korban luka-luka telah dibawa ke rumah sakit. Satu orang dalam kondisi kritis dan diterbangkan ke Government Medical College Jammu.
Unit-unit Angkatan Darat India menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi, menyelamatkan puluhan orang yang terjebak di reruntuhan di medan yang sulit. Tim penyelamat kemudian bergabung dengan warga setempat dan sejumlah lembaga untuk membantu para penumpang bus.
Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa. Modi mengumumkan kompensasi sebesar 200 ribu rupee (hampir Rp37 juta) bagi keluarga korban meninggal dan 50 ribu rupee (sekitar Rp9,2 juta) bagi korban luka.
Gubernur Letnan Jammu dan Kashmir Manoj Sinha serta Kepala Menteri Omar Abdullah telah memerintahkan pengiriman bantuan dan meluncurkan penyelidikan. Abdullah juga mengumumkan pemberian kompensasi tambahan.
(*Reuters/ *ANT)

