Tuesday, May 12, 2026

Bundeswehr Kembangkan AI untuk Percepat Keputusan di Medan Perang, Kurangi “Kabut Data”

Berlin, Komentarnews – Tentara Jerman (Bundeswehr) tengah mengembangkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat pengambilan keputusan di medan perang. Sistem ini dirancang untuk mengolah data medan tempur dalam jumlah besar dan menyajikan rekomendasi taktis lebih cepat kepada komandan.

“Kami sedang menguji sistem AI yang dapat memproses data dari berbagai sumber seperti satelit, drone, sensor darat, dan komunikasi pasukan. Tujuannya adalah untuk mengurangi ‘kabut data’ di medan perang sehingga keputusan dapat diambil dalam hitungan menit, bukan jam,” ujar Kolonel Arne Collatz, kepala proyek pengembangan AI di Kantor Bundeswehr untuk Pengembangan Kemampuan, dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Pertahanan Jerman.

Pejabat Jerman menekankan bahwa AI akan difokuskan pada fungsi pendukung seperti analisis dan peringatan dini, bukan pada sistem senjata otonom yang memutuskan sendiri soal penembakan.

“Misi kami adalah menggunakan AI untuk mendukung prajurit, bukan menggantikan mereka. Keputusan akhir, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kekuatan mematikan, tetap berada di tangan manusia,” kata Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius dalam konferensi pers di Berlin pekan lalu, seperti dikutip Deutsche Welle.

Pengembangan ini terjadi di tengah upaya Jerman memodernisasi militernya dan meningkatnya kekhawatiran tentang potensi ancaman dari Rusia serta konteks keamanan Eropa yang memburuk.

“Kita harus lebih cepat dalam memahami medan perang. AI adalah alat penting untuk itu, terutama dalam konteks ancaman dari timur,” ujar Jenderal Carsten Breuer, Inspektur Jenderal Bundeswehr, dalam wawancara dengan Der Spiegel.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Jerman telah berkomitmen untuk meningkatkan belanja pertahanan dan memperkuat kesiapsiagaan militernya. Pengembangan AI untuk medan perang menjadi salah satu prioritas dalam transformasi Bundeswehr menuju militer yang lebih digital dan responsif.

(*Reuters/ *Deutsche Welle/ *Der Spiegel/ *Bundeswehr)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

5G Jadi Mesin Baru Ekonomi Rp710 Triliun: Sinergi dengan AI, Peluang UMKM, dan Tantangan Pemerataan Konektivitas

Jakarta, Komentarnews – Indonesia memasuki babak baru transformasi digital di...

Regulator Australia Ingatkan Bank Soal Ancaman “Frontier AI”, Desak Penguatan Kontrol Risiko

Sydney, Komentarnews – Otoritas Jasa Keuangan Australia (Australian Prudential...

Melesat 8 Kali Lipat! Laba Samsung Tembus Rekor 57,2 Triliun Won Berkat “Boomb” AI Global

Seoul, KomentarNews – Samsung Electronics mencatat lonjakan laba operasional delapan kali lipat...

Sidang Abad AI Resmi Digelar: Musk Vs Altman, Berebut Hati Nurani OpenAI

Oakland, KomentarNews – Ruang sidang Pengadilan Federal Oakland, California, berubah...

Lahan “Bertenaga” dan Proyek Zombie: Tanah Industri Dunia Masuk Era Pusat Data AI

London, Komentarnews – Ledakan pembangunan pusat data kecerdasan buatan...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com