Tuesday, April 21, 2026

Anggota DPR Minta Pemerintah Segera Pulangkan 13 ABK yang Terjebak di Baku: “Jangan Biarkan Terkatung-katung”

Jakarta, KomentarNews – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal (Deng Ical) meminta pemerintah untuk segera memulangkan 13 anak buah kapal (ABK) yang hingga kini masih terjebak di Baku, Azerbaijan, usai sebelumnya dievakuasi dari Iran akibat situasi perang di Timur Tengah. Ia mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mengambil langkah cepat dan konkret.

“Kita tidak bisa membiarkan warga negara Indonesia terkatung-katung di negara orang tanpa kepastian. Negara harus segera hadir dan memberikan perlindungan maksimal,” kata Deng Ical dalam keterangan di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Deng Ical menyatakan bahwa meskipun para ABK telah keluar dari wilayah konflik, mereka kini menghadapi berbagai persoalan baru, mulai dari ketidakpastian hukum, keterbatasan logistik, hingga lambatnya proses repatriasi ke tanah air. Ia menekankan bahwa proses repatriasi tidak boleh terhambat oleh persoalan administrasi yang berlarut-larut. Keselamatan dan kepastian nasib warga negara harus menjadi prioritas utama pemerintah.

“Jangan sampai ada warga negara kita yang terlantar karena lambannya respons. Ini soal tanggung jawab negara,” ucapnya.

Deng Ical berharap Kemenlu bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Azerbaijan, Berlian Helmy, dan instansi terkait dapat segera mempercepat proses koordinasi dengan otoritas setempat di Azerbaijan sehingga kepulangan para ABK bisa segera direalisasikan. Ia juga meminta agar segera dikoordinasikan berbagai kemungkinan repatriasi dengan negara-negara strategis, terutama Turki.

Legislator dari komisi yang membidangi luar negeri itu juga meminta pemerintah untuk menanggung seluruh biaya pemulangan para ABK, mengingat kondisi mereka saat ini dalam situasi darurat.

“Mereka sudah berhasil keluar dari zona konflik, tetapi bukan berarti masalah mereka selesai. Pemerintah harus memastikan mereka bisa segera kembali ke Indonesia dengan aman dan tanpa beban tambahan,” ucapnya.

Ia turut meminta Panglima TNI untuk memerintahkan atase pertahanan terdekat guna menyusun rencana strategis repatriasi.

Para ABK tersebut sebelumnya dievakuasi dari Iran akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang memanas sejak akhir Februari 2026. Mereka kemudian dibawa ke Baku, Azerbaijan, namun hingga kini proses pemulangan ke Indonesia masih terkendala berbagai persoalan teknis dan administratif.

(*ANT)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terkait

RUU Pelindungan Saksi dan Korban Resmi Disahkan DPR, Menkum: Saksi dan Korban Jadi Subjek Setara dengan Pelaku

Jakarta, Komentarnews – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang...

Dasco: DPR Tak Mau Buru-buru Bahas RUU Pemilu, Minta Parpol Lakukan Simulasi Sistem, Tahapan 2029 Bisa Pakai UU Lama

Jakarta, KomentarNews – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa...

DKPP: Pengaduan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu 2024 Meningkat Tajam, 765 Aduan Sepanjang 2025

Palembang, KomentarNews – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima 765 pengaduan dugaan...

Ketua DPR Puan Maharani: Perempuan Bukan Objek, Tapi Subjek Penentu Perjalanan Bangsa

Jakarta, KomentarNews – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut perempuan memiliki peran...

Menaker Yassierli: RUU PPRT Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga, RT/RW Jadi Mediator Jika Ada Sengketa

Jakarta, KomentarNews – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah berkomitmen untuk melindungi...

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com