Tuesday, June 2, 2026

Hermes Agent: AI Open-Source dari Nous Research yang “Belajar Sendiri” dan Makin Tajam Seiring Waktu

Jakarta, KomentarNews – Dunia kecerdasan buatan (AI) kembali dihebohkan dengan kehadiran Hermes Agent, sebuah proyek open-source dari laboratorium AI terdesentralisasi, Nous Research. Tidak seperti asisten virtual pada umumnya, Hermes Agent didesain sebagai agen otonom (autonomous agent) yang mampu melakukan “self-evolution” —belajar dan meningkatkan kemampuannya sendiri seiring waktu.

Salah satu peneliti Nous Research, “Teknium” (nama samaran di komunitas AI), dalam sesi diskusi di Discord resmi Nous Research, menjelaskan bahwa kemampuan ini adalah fitur pembeda utama. “Kebanyakan AI dimulai dari nol setiap percakapan. Hermes tidak. Ia memiliki memori permanen. Ketika ia berhasil menyelesaikan tugas rumit, ia menulis ‘skill’ baru untuk dirinya sendiri. Ia benar-benar bisa mengajari dirinya sendiri,” ujar Teknium, seperti dikutip dari dokumentasi teknis Nous Research.

Cofounder Nous Research, “Karan” , dalam wawancara dengan komunitas AI, menegaskan bahwa Hermes Agent adalah langkah konkret menuju visi “Private AI” —asisten pribadi yang benar-benar menjadi milik pengguna. “Kami ingin AI yang tidak hanya pintar, tetapi juga pribadi dan terus berkembang bersama penggunanya. Hermes Agent adalah fondasi dari visi itu,” ujar Karan.

Pakar AI dari VentureBeatSharon Goldman, membandingkan Hermes Agent dengan OpenClaw yang lebih dulu populer. “OpenClaw adalah eksekutor hebat, seperti ‘magang’ yang menjalankan instruksi. Hermes lebih seperti asisten senior yang belajar dari pengalaman. Ia mengamati, mengingat preferensi, dan menyusun strategi tanpa harus diperintah ulang. Ini perbedaan filosofi yang signifikan,” ujar Sharon.

Pengembang dan kontributor Hermes Agent, Alex Volkov, dalam unggahannya di X (Twitter), menyebut bahwa kemudahan deployment menjadi salah satu kekuatan Hermes. “Anda bisa menjalankannya di laptop sendiri (Mac/Windows/Linux) atau di cloud. Dan kabar baiknya, Hermes kompatibel dengan ekosistem OpenClaw. Bahkan ada perintah hermes claw migrate untuk pindah dari OpenClaw ke Hermes dengan mulus,” tulis Alex.

(*Nous Research/ *GitHub/ *VentureBeat)

Komentar :

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Advertisement

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com

More like this

HISTORIS! Paus Leo XIV Minta Maaf untuk Pertama Kalinya...

Vatikan, KomentarNews - Sebuah tonggak sejarah baru terukir di Vatikan pada Senin (25/5/2026). Paus Leo XIV, pemimpin Gereja...

Misteri Kebocoran Mythos: AI Paling Berbahaya di Dunia Sempat...

San Francisco, KomentarNews - Sebuah gelombang kepanikan melanda sektor perbankan dan keamanan siber global dalam beberapa pekan terakhir....

ChatGPT Kini Bisa Baca Rekening Bankmu! OpenAI dan Plaid...

Fitur "Personal Finance" resmi rilis 15 Mei 2026 untuk Pro User AS ($200/bulan). Pakai GPT-5.5 Pro, data...

More

Recomended