Wednesday, May 13, 2026

Hermes Agent: AI Open-Source dari Nous Research yang “Belajar Sendiri” dan Makin Tajam Seiring Waktu

Jakarta, KomentarNews – Dunia kecerdasan buatan (AI) kembali dihebohkan dengan kehadiran Hermes Agent, sebuah proyek open-source dari laboratorium AI terdesentralisasi, Nous Research. Tidak seperti asisten virtual pada umumnya, Hermes Agent didesain sebagai agen otonom (autonomous agent) yang mampu melakukan “self-evolution” —belajar dan meningkatkan kemampuannya sendiri seiring waktu.

Salah satu peneliti Nous Research, “Teknium” (nama samaran di komunitas AI), dalam sesi diskusi di Discord resmi Nous Research, menjelaskan bahwa kemampuan ini adalah fitur pembeda utama. “Kebanyakan AI dimulai dari nol setiap percakapan. Hermes tidak. Ia memiliki memori permanen. Ketika ia berhasil menyelesaikan tugas rumit, ia menulis ‘skill’ baru untuk dirinya sendiri. Ia benar-benar bisa mengajari dirinya sendiri,” ujar Teknium, seperti dikutip dari dokumentasi teknis Nous Research.

Cofounder Nous Research, “Karan” , dalam wawancara dengan komunitas AI, menegaskan bahwa Hermes Agent adalah langkah konkret menuju visi “Private AI” —asisten pribadi yang benar-benar menjadi milik pengguna. “Kami ingin AI yang tidak hanya pintar, tetapi juga pribadi dan terus berkembang bersama penggunanya. Hermes Agent adalah fondasi dari visi itu,” ujar Karan.

Pakar AI dari VentureBeatSharon Goldman, membandingkan Hermes Agent dengan OpenClaw yang lebih dulu populer. “OpenClaw adalah eksekutor hebat, seperti ‘magang’ yang menjalankan instruksi. Hermes lebih seperti asisten senior yang belajar dari pengalaman. Ia mengamati, mengingat preferensi, dan menyusun strategi tanpa harus diperintah ulang. Ini perbedaan filosofi yang signifikan,” ujar Sharon.

Pengembang dan kontributor Hermes Agent, Alex Volkov, dalam unggahannya di X (Twitter), menyebut bahwa kemudahan deployment menjadi salah satu kekuatan Hermes. “Anda bisa menjalankannya di laptop sendiri (Mac/Windows/Linux) atau di cloud. Dan kabar baiknya, Hermes kompatibel dengan ekosistem OpenClaw. Bahkan ada perintah hermes claw migrate untuk pindah dari OpenClaw ke Hermes dengan mulus,” tulis Alex.

(*Nous Research/ *GitHub/ *VentureBeat)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisementspot_img

Berita terkait

5G Jadi Mesin Baru Ekonomi Rp710 Triliun: Sinergi dengan AI, Peluang UMKM, dan Tantangan Pemerataan Konektivitas

Jakarta, Komentarnews – Indonesia memasuki babak baru transformasi digital di...

Regulator Australia Ingatkan Bank Soal Ancaman “Frontier AI”, Desak Penguatan Kontrol Risiko

Sydney, Komentarnews – Otoritas Jasa Keuangan Australia (Australian Prudential...

Melesat 8 Kali Lipat! Laba Samsung Tembus Rekor 57,2 Triliun Won Berkat “Boomb” AI Global

Seoul, KomentarNews – Samsung Electronics mencatat lonjakan laba operasional delapan kali lipat...

Sidang Abad AI Resmi Digelar: Musk Vs Altman, Berebut Hati Nurani OpenAI

Oakland, KomentarNews – Ruang sidang Pengadilan Federal Oakland, California, berubah...

Lahan “Bertenaga” dan Proyek Zombie: Tanah Industri Dunia Masuk Era Pusat Data AI

London, Komentarnews – Ledakan pembangunan pusat data kecerdasan buatan...
Advertisementspot_img

Tag # Terpopuler

Iklan

DiJual : Rumah di mountain view residen blok c1 no 9 paniki bawah kota manado - Asri, lokasi strategis dekat bandara, dekat pusat bisnis -Nego langsung dengan pemilik - tanpa perantara - SHM - Luas bangunan 125m2, luas tanah 330 m2, 4 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, air perumahan, listrik 5500 watt, carport, security 24/7 - yang berminat bisa menghubungi: wa: 0811439028 atau email: advertisement@komentar-news.com